SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Paris Saint-Germain meraih kemenangan 3-1 atas Aston Villa. Les Parisiens comeback usai tertinggal lebih dulu.
PSG vs Aston Villa pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions berlangsung di Parc des Princes, Kamis (10/4/2025). Villa yang tertekan justru bisa membuka keunggulan lebih dulu lewat Morgan Rogers di menit ke-30.
PSG bisa menyetarakan angka empat menit berselang lewat Desire Doue di menit ke-34. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Les Parisiens bisa berbalik unggul di babak kedua. Mereka mencetak dua gol melalui Khvicha Kvaratskhelia di menit ke-49 dan Nuno Mendes di menit akhir laga.
PSG menang 3-1. Hasil ini meringankan langkah pasukan Luis Enrique di leg kedua yang berlangsung di kandang Aston Villa. PSG hanya perlu tak kalah lebih dari dua gol untuk lolos ke semifinal.
Hasil yang menegaskan dominasi PSG sepanjang 90 menit. Meski tertinggal duluan, PSG superior atas Villa dengan menciptakan 29 attempts, 10 di antaranya on goal dari total 76 persen ball possesion.
PSG tidak memberikan Villa ruang gerak sama sekali dan hanya sesekali mengancam lewat serangan balik. Itulah mengapa Luis Enrique selaku pelatih merasa kemenangan memang pantas didapat timnya.
Meski begitu, Enrique tidak mau terlena dan langsung fokus ke leg kedua. “Saya rasa kami memang pantas menang dan menyenangkan bisa mencetak gol di pengujung laga dan itu bagus untuk kepercayaan diri kami. Kini harus fokus ke leg kedua, yang mana itu akan sulit,” tutur Enrique di situs resmi UEFA.
“Kami selalu mencoba menganalisa kekuatan lawan. Mereka tim yang selalu menyerang. Kami menekan dengan sangat baik, kami memaksa mereka lebih banyak memainkan bola-bola panjang. Saya yakin kami memang pantas menang.”
PSG terus lanjutkan laju impresif setelah lolos dari fase klasemen Liga Champions. Opta melansir, PSG punya kans untuk menjuarai Liga Champions dengan persentase 19,30 persen. Itu artinya, PSG punya kans terbesar kedua setelah Barcelona.
PSG mulai difavoritkan untuk jadi kampiun Liga Champions musim ini. Namun sang winger, Khvicha Kvaratskhelia menolak label itu. “Kami senang dengan hasil di leg pertama ini, tapi ini baru satu laga. Masih ada leg kedua dapekerjaan belum selesai,” tegasnya kepada BBC.
“Masih ada lawan lainnya yang lebih berat. Kami harus fokus ke permainan kami sendiri,” tambahnya.
Pelatih PSG, Luis Enrique juga meminta para pemainnya fokus. Satu hal penting, Hakimi dkk harus cepat beradaptasi di lapangan. “Hari ini, lawan bermain dengan mid-block. Kami harus terus bisa menekan dan baik dalam transisi. Apalagi kami sempat tertinggal, maka para pemain beradaptasi dan melakukan pekerjannya dengan bagus,” katanya.
Manajer Aston Villa Unai Emery tidak patah arang usai kekalahan di markas Paris Saint-Germain. Sebab, masih ada kesempatan membalas di Villa Park.
Emery kini cuma bisa menyemangati anak-anak asuhnya agar bisa bangkit untuk membalas di leg kedua pekan depan. Bermain di depan pendukung sendiri akan jadi keuntungan untuk Villa. “Ada gol ketiga atau tidak sama saja, karena kami harus tetap menang pekan depan. Saya yakin Villa Park adalah kandang kami,” ujar Emery di Reuters.
“Semoga saja kami bisa lebih kuat, dan menciptakan lebih banyak momen ketimbang hari ini. Kami harus tampil kompak, disiplin, dan kami sudah sudah melakukan itu. Tapi hasilnya memang tidak ideal, ini hasil terburuk. Tapi, masih ada 90 menit lagi.” (dm)