SATELITNEWS.COM, SERANG – Tepatnya di kawasan kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, telah dilenggarakan Seminar Nasional tentang Kesultanan Banten dengan tema “Banten Bangkit Benahi Diri Menjadi Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur (Menuju Indonesia Emas Tahun 2045), Rabu, 17 Syawal 1446 bertepatan dengan 16 April 2025, yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Bertempat tepatnya di Gedung Rektorat Ruang Auditorium Lantai 3, UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, dengan khidmat para Narasumber dan peserta tiba tepat waktu, dan sontak menjadi perhatian publik,
“ini semua atas kolaborasi indah, antara Panitia Milad 5 Abad Sultan Hasanudin dengan pihak UIN SMHB,” sahut Ma’mun Muzakki, selaku Ketua Pelaksana.
Hadir sebagai keynote speaker yaitu, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd., Rektor UIN SMH Banten, ia turut memberikan materi akomodatif, transformatif dan solutif, sebagai bukti pembuka dan pelengkap sajian materi yang sarat penuh dengan ilmu dan jejak pengalaman para Narasumber lainnya.
Sambutan sekaligus membuka acara, disampaikan oleh Tb. Hendra Bambang Wisanggeni, MBA, selaku Sultan Banten.
Narasumber lainnya adalah Prof. Dr. HMA. Tihami, MA dengan membawakan materi ” Merajut Kembali Kejayaan Kesultanan Banten,” disusul oleh Prof. Mufti Ali, P.hd dan Sejarawan asal Cirebon Mustaqiem Asteja.
Baca Juga: Banten Lama Bakal Menjadi Titik Awal Rangkaian HPN 2026, Napak Tilas Di Tanah Jawara
Sang Moderator Ahmad Yani, sukses mengawal 3 Narsum berkelas dengan sepenuh hati, sajikan seminar dengan ketulusan dan pola kesederhanan yang inklusif.
Seminar ini, bertujuan untuk menggali kembali nilai-nilai historis dan peran penting kesultanan Banten, dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah refleksi dan kolaborasi untuk membangun masa depan Banten, yang unggul dan berdaya saing, berlandaskan iman, takwa, dan kearifan lokal, seiring dengan visi Indonesia Emas 2045.
Lebih hangat lagi saat Abah Entus K.H. Fathul Adzim, naik podium saat memaparkan, betapa bahagia dan bangganya ia hadir di acaraa tersebut.
“Ini momentum yang sangat berharga, selain bersilaturahmi juga sekaligus napak tilas sejarah dan kejayaan Kesultanan Banten di masa lampau,” ujarnya.
Tak kalah penting, seminar ini dihadiri oleh beberapa mahasiswa asal Philipina, dan juga dihadiri keluarga besar Kesultananan Lampung yang turut mendukung sepenuhnya atas Milad 5 Abad Sultan Maulana Hasanudin.
Melalui seminar ini, diharapkan masyarakat dan generasi muda Banten mampu meneladani spirit perjuangan para pendahulu, serta turut aktif dalam memajukan Banten, menuju kejayaan baru di masa depan. (rls)
Baca Juga: Menteri Kebudayaan RI Kunjungi Benteng Speelwijk Banten, Ini yang Dipaparkannya
























