SATELITNEWS.COM, SERANG – Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, memiliki cara tersendiri untuk mengatasi aksi premanisme, calo tenaga kerja, kenakalan remaja, peredaran narkoba hingga minuman keras (Miras). Antara lain, dengan melibatkan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas).
Pokdarkamtibmas sendiri katanya, merupakan organisasi masyarakat yang bertugas secara sukarela membantu penegak hukum untuk mengamankan dan menertibkan masyarakat.
Condro mengatakan, aksi premanisme dan calo tenaga kerja merupakan penyebab lambatnya pelaku usaha menanamkan investasinya di Kabupaten Serang. Dampak dari semua itu, menjadikan angka pengangguran sulit ditekan bahkan bertambah.
Oleh karena itu, kata Condro perlunya kerja bareng, terutama Pokdarkamtibmas sekarang tidak hanya gatur lalulintas, melainkan dapat membantu Polri memberantas aksi premanisme, calo tenaga kerja, kenakalan remaja hingga peredaran obat keras.
“Jadi dalam memberantas premanisme dan calo tenaga kerja ini, kita harus kerja bareng. Untuk Kapolsek, tindak tegas semua aktivitas yang mengganggu investasi dan kondusifitas kamtibmas di masyarakat,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).
Terkait peredaran obat keras, Condro menambahkan pihaknya telah menindak tegas toko-toko yang menjual obat keras. Meski demikian, kata Kapolres, yang perlu diawasi yaitu para pengedar narkoba sekarang ini membeli obat terlarang tersebut di Jakarta.
“Ini yang perlu diantisipasi dan diawasi, karena obat keras banyak dikonsumsi pelajar untuk tawuran, premanisme dan kejahatan lainnya,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Ketua Pokdarkamtibmas Desa Cikande Permai Nurhaer menyatakan, dukungannya untuk membantu memberantas premanisme, calo tenaga kerja, mencegah kenakalan remaja, tawuran pelajar serta peredaran narkoba dan minuman keras.
“Pokdarkamtibmas, mendukung program bapak Kapolres dalam menjaga kondusivitas kamtibmas dan iklim investasi yang aman dan nyaman,” kata Nurhaer. (sidik)