SATELITNEWS.COM, SERANG – Program Pembangunan Jalan Desa Rakyat Sejahtera (Bang Andra), diproyeksikan akan kuat sampai 10 tahun. Dengan kualitas yang cukup kuat itu, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas perekonomian masyarakat dalam jangka panjang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, pembangunan jalan melalui program ‘Bang Andra’ menggunakan bahan baku beton atau coran.
“Beton itu lebih kuat terhadap kondisi berbagai cuaca, baik hujan maupun panas,” kata Arlan, Jumat (16/5/2025).
Lebar jalan beton itu, direncanakan sekitar tiga meter dengan ketebalan mencapai 20-22 Cm. Dengan kualifikasi seperti itu, akan kuat terhadap beban standar jalan poros desa.
“Kita akan bangun jalan beton, agar lebih awet, khususnya di Kabupaten Pandeglang dan Lebak, rata-rata ketebalan 20-22 cm dan InsyaAllah 10 tahun masih awet,” pungkasnya.
Kemudian, dalam waktu dekat pihaknya akan menetapkan petunjuk teknis dari pelaksaanan program bangun jalan desa sejahtera.
Baca Juga: DPRD Banten Pertanyakan Kekosongan Kepsek Hingga Plt Dirut RSUD
“Untuk tahun 2025 ini ada dua hal, pertama kaitannya dengan usulan dari Bupati dan Wali Kota di Provinsi Banten, serta program prioritas dari provinsi sendiri kaitannya dukungan ke desa,” ujarnya.
Arlan menyampaikan, pada tahun 2025 ini Pemprov Banten telah menganggarkan Rp60 Miliar untuk pembangunan jalan desa sepanjang 12 KM, tersebar di 8 ruas jalan di Provinsi Banten yang menjadi prioritas pembangunan jalan desa.
“8 lokasi itu terdiri dari 3 lokasi di Kabupaten Pandeglang, 2 lokasi di Kabupaten Lebak, dan 1 lokasi di Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang dan Kota Serang,” jelasnya.
“Untuk satu lokasi bervariasi, ada yang 2 KM dan ada yang 3 KM, tapi kedepan Pak Gubernur inginkan ada penanganan secara utuh. Sehingga, efek akan lebih tinggi kalau satu ruas jalan selesai,” sambungnya.
Lebih lanjut, Arlan mengungkapkan, program bangun jalan desa sejahtera tersebut diprioritaskan untuk mengoneksikan pertanian, sekolah, serta dapat mejadi pendukung jalur pariwisata.
“Program ini bagian dari dukungan Asta Cita Presiden ke-6 yaitu, membangun dari desa dan bawah,” imbuhnya. (luthfi)
Baca Juga: Pemprov Banten Janji Segera Isi Kekosongan Jabatan Kepsek



















