SATELITNEWS.COM, TANGSEL –Gunungan sampah yang selama ini menjadi pemandangan tak sedap di tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) Pasar Cantik, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai terurai.
Kepala UPT tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Desna Gera Andika mengklaim pihaknya tengah melakukan operasi pembersihan (Opsih) besar-besaran secara bertahap yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga pekan.
“Saya harus mengukur dan melihat dan menghitung bahwa berapa banyak tumpukan sampah di sana dan kalau saya perkirakan mungkin per hari itu nanti di mulai, opsih itu dimulai, mungkin sekitar 20 hari paling lambat saya bisa mengosongkan Pasar Cantik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (21/5).
Fokus utama saat ini adalah menarik mundur tumpukan sampah yang menumpuk hingga ke bibir gapura lokasi TPS3R yang berada di Jalan H Usman tersebut. Hal ini penting untuk memungkinkan perbaikan dinding yang sempat ambruk beberapa waktu lalu.
“Kemarin itu kita melakukan pengangkutan selama 2 hari, kita melakukan opsih di sana. Total yang dikeluarkan dalam waktu 2 hari itu 130 ton, itu 13 armada per hari, jadi total ada 26 armada. Insya Allah akan kita lakukan secara bertahap pembersihannya direncanakan di minggu ini, kita mulai melakukan pembersihan,” paparnya.
Tak hanya mengangkut sampah yang menumpuk, pihak UPT juga berencana memulihkan fungsi TPS3R agar bisa kembali beroperasi maksimal. Harapannya, masyarakat dapat membuang sampah dengan lebih tertib, sementara petugas juga bisa memberikan layanan yang optimal.
Baca Juga: Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam
“Karena kita tidak bisa satu hari langsung memfokuskan semuanya di Pasar Cantik, karena kita juga punya titik-titik prioritas yang lain, kita lakukan secara bertahap. Sampai akhir bulan mudah-mudahan, sebelum idul adha mudah-mudahan Pasar Cantik sudah mulai kondusif,” pungkasnya.
Pantauan di TPS3R Pasar Cantik Ciputat, terlihat satu alat berat berukuran kecil tengah beroperasi kerapihan tumpukan sampah. Walaupun volume sampah sudah berkurang, tetapi memang tumpukan sampah masih cukup banyak hingga kearah belakang bangunan toko pedagang. Sejumlah warga pun masih lalu lalang membuang sampah sembari menggunakan sepeda motor. (eko)
























