SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Masa pemerintahan Sachrudin-Maryono Hasan sebagai Wali kota-Wakil Wali kota Tangerang 2025-2030 bakal memasuki 100 hari kerja. Program 3G yakni Gampang Sekolah, Gampang Kerja dan Gampang Sembako menjadi unggulan pun telah berjalan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Dalam program Gampang Sekolah, pendidikan gratis pada jenjang SD dan SMP swasta menjadi trade mark Pemkot Tangerang. Program ini bahkan diadopsi oleh Pemprov Banten lantaran menjadi solusi atas keterbatasan jumlah bangku di sekolah negeri. Dengan adanya program ini, para orang tua yang memiliki keterbatasan ekonomi tak terbebani usai anaknya dinyatakan tak diterima di sekolah negeri lantaran tetap bisa bersekolah di swasta namun tanpa mengeluarkan banyak biaya sebagaimana di sekolah negeri.
“Artinya cukup mengeluarkan biaya untuk kebutuhan pribadi seperti beli seragam dan sepatu seperti di negeri masyarakat sudah bisa menyekolahkan anaknya di sekolah swasta,” ujar Wali kota Tangerang Sachrudin. Selain itu, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025 lalu, Pemkot Tangerang baru saja meluncurkan angkutan pelajar gratis.

Melalui program ini anak-anak sekolah mulai jenjang SD-SMA sederajat di Kota Tangerang digratiskan ketika menaiki angkutan umum yang dikelola oleh Pemkot Tangerang melalui PT TNG. Angkutan umum yang bisa diakses oleh para pelajar Kota Tangerang secara gratis adalah Bus Tayo dan angkutan SiBenteng.
“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam mendukung akses pendidikan yang aman, nyaman, dan tanpa biaya. Kehadiran Bus Sekolah Gratis juga menjadi bagian penting dari realisasi program unggulan Gampang Sekolah, Gampang Usaha, Gampang Sembako (3G), khususnya pilar Gampang Sekolah yang selama ini telah diwujudkan melalui berbagai inisiatif seperti sekolah gratis dan subsidi pendidikan,” tutur Wali kota.
Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dari para pelajar karena mampu mengurangi biaya transportasi harian dan memberikan rasa aman selama perjalanan menuju sekolah. Armada yang disiapkan Pemkot Tangerang ini menjangkau sejumlah titik strategis, termasuk rute sekolah-sekolah negeri dan swasta.
Baca Juga: Apresiasi Program Gampang Sekolah, Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Serapan Beasiswa Maksimal
Siswi SMPN 4 Kota Tangerang Zahira mengaku sangat terbantu dengan adanya bus gratis ini. Sebab, ia dapat menghemat uang jajannya dan menyisihkan untuk menabung. “Sekarang aku bisa berangkat dan pulang sekolah naik Bus Tayo tanpa perlu minta uang ojek ke orang tua. Selain nyaman, aku juga merasa lebih aman,” ujarnya.
Yang terbaru adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi membuka gedung baru Perpustakaan Daerah Kota Tangerang, sebuah fasilitas modern yang dirancang untuk menjadi pusat literasi, kreativitas dan inovasi bagi seluruh masyarakat.
Terletak strategis di jantung kota, tepatnya samping Alun-Alun Kota Tangerang, gedung ini hadir sebagai simbol komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan budaya baca dan memperluas akses informasi untuk semua kalangan.
Kepala Bidang Perpustakaan DPAD Kota Tangerang Ani Sri Wahyuni mengatakan, gedung Perpustakaan Daerah Kota Tangerang yang baru ini memiliki empat lantai dengan berbagai fasilitas yang berbeda-beda. “Lantai satu Tangerang City Galery dan UMKM Corner, pengunjung dapat melihat sejarah Kota Tangerang dalam sebuah konsep pameran dan berbelanja prooduk lokal atau UMKM di lantai satu juga,” jelas Ani.
Lantai dua, tersedia layanan anak dan ruang baca umum dengan zona yang terpisah antara ramah anak serta ruang baca. Layanan anak tersedia ratusan buku anak-anak. “Ruang anak juga disediakan fasilitas menstimulasi tumbuh kembang anak melalui aktivitas bermain edukatif. Serta mendukung untuk menggelar kegiatan mendongeng atau storytelling,” katanya.
Gampang Kerja
Baca Juga: Tingkat Pengangguran di Kota Tangerang Tahun 2025 Turun, Ini Kata Pengamat

Sementara pada program Gampang Kerja Program ini direalisasikan melalui kegiatan on the job training (OJT) dan pameran bursa lowongan kerja atau juga dikenal dengan nama job fair. Atas keseriusan Pemkot Tangerang dalam memfasilitasi masyarakatnya untuk mengakses kesempatan kerja, mereka pun memberikan apresiasinya. Bukan saja masyarakat Kota Tangerang, apresiasi juga disampaikan warga luar daerah. Sebab mereka khususnya para pencari kerja merasakan langsung manfaatnya.
Salah satu peserta program on the job training, Laila Ratu Komarasari menuturkan, program yang diikutinya menjadi terobosan baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya para pencari kerja seperti dirinya.
Pertama kali berpartisipasi, program on the job training berhasil memberikan pengalaman mengesankan lewat program pelatihan intensif di lingkungan industri secara langsung selama beberapa bulan mendatang.
“Saya sangat bahagia menjalani terlibat dalam program on the job training, lewatnya saya bisa belajar banyak di sini sampai mendapatkan pekerjaan menjanjikan dengan gaji yang lumayan,” ujar Laila yang saat ini sedang menjalani program on the job training PT Yasunli Abadi Utama Plastik, Jumat (23/5/2025) lalu.
Tidak hanya itu, program on the job training juga dinilai sebagai salah satu solusi efektif untuk menurunkan angka pengangguran di Kota Tangerang. Program on the job training tidak hanya mengenalkan calon tenaga kerja dengan lingkungan kerja melainkan memberikan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masing-masing.
“Saya selama ikut program on the job training menjadi lebih produktif dengan menjalani pelatihan yang telah memberikan banyak wawasan maupun pengalaman baru. Semoga pelatihan ini menjadi gerbang awal bagi saya mendapatkan pekerjaan tetap di dunia kerja industri yang diimpikan,” paparnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang dalam kurun waktu tiga bulan terakhir ini telah merealisasikan program on the job training di dua lokasi industri ternama, yakni di PT Hoka Karya Mandiri dan PT Yasunli Abadi Utama Plastik dengan target sasaran puluhan angkatan kerja muda di Kota Tangerang.
Gampang Sembako

Gerakan Gampang Sembako Murah telah berjalan di 13 Kecamatan mulai dari tanggal 04-24 Maret 2025.”Ini adalah wujud komitmen Pemkot dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat terutama mudah dalam mendapatkan sembako dengan harga yang jauh lebih murah daripada yang ada di pasaran yaitu melalui program Gampang Sembako yang Pemkot gulirkan. Tujuannya adalah agar masyarakat tidak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya khususnya di Bulan Ramadan dan menjelang Lebaran,” tutur Wali kota.
Warga asal Babakan, Nisa, mengaku senang dengan adanya gerakan sembako murah tersebut dan berharap kegiatan tersebut dapat lebih sering untuk diselenggarakan. “Alhamdulillah, harganya lebih murah jadi akan sangat membantu jika sering diadakan,” ujar Nisa.
Senada dengan Nisa, Sainah yang juga warga asal Babakan, mengaku sangat terbantu dengan Gerakan Gampang Sembako Murah tersebut karena kebutuhan pokoknya dapat dengan mudah terpenuhi. “Alhamdulillah, karena murah saya langsung membeli yang paket komplit yang isinya beras, terigu, gula, telor ayam, mentega dan minyak goreng,” ucap Sainah. (adv)
























