SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sebuah gebrakan inovatif hadir dari wilayah Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Pemerintah kelurahan bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang tengah serius mengembangkan budidaya perikanan lokal yang kini menjadi sumber ketahanan pangan sekaligus peluang ekonomi bagi warga.
Inovasi ini diwujudkan melalui pembinaan dari Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Sumur Tengah Berkah, sebuah kelompok tani ikan yang mengelola lahan seluas 11.612,76 meter persegi. Di atas lahan ini dibudidayakan beragam jenis ikan konsumsi seperti lele, nila, patin, dan gurame, dengan frekuensi panen tiga kali dalam setahun — sebuah capaian produktivitas yang patut dibanggakan.
Lurah Kaduagung, Muh. Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi kewilayahan sejak 2024 dan bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus memberdayakan masyarakat. Menurutnya, Pokdakan ini telah beberapa kali melakukan panen ikan.
“Kami ingin memastikan warga memiliki akses terhadap pangan sehat dan bisa mendapatkan nilai ekonomi dari kegiatan ini,” ujar Yusuf kepada satelitnews.com, Kamis (3/7/2025)

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat dan aparatur kelurahan, mulai dari Sekretaris Lurah Dahlia Fitria, Kasi Pemberdayaan Noor Ainun, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Yan Haryanto, serta seluruh staf kelurahan. Tak ketinggalan Ketua Pokdakan Sumur Tengah Berkah Achmad Syafei dan jajaran pengurus, Sekretaris LPM Kelurahan Nurul Falah, Ketua Kampung Pemberdayaan Agradwipa Apep, Sekretaris PKK Asmiyati, Jaro Jalal, hingga warga yang secara aktif menjadi konsumen hasil panen ikan.
Sebagai bentuk keseriusan, kegiatan ini juga didampingi langsung oleh tim ahli dari Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, seperti Warkini, Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Muda, dan Drh. Agus Permana, yang memastikan kesehatan ikan tetap terjaga demi hasil panen berkualitas.
Baca Juga: BPKP dan Biro OrtalaMR ATR/BPN Evaluasi Maturitas SPIP Kantah Kabupaten Tangerang
“Kami berharap kegiatan ini bisa memperkuat ketahanan pangan warga dan menjadi model inovasi kelurahan di bidang perikanan,” imbuh Yusuf.
Menurut Lurah Yusuf, tujuan utama dari kegiatan pembinaan ini adalah untuk menumbuhkembangkan kelompok budidaya ikan agar mandiri dan berkelanjutan. “Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, Kelurahan Kaduagung berhasil menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada ketahanan pangan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal,” tandas Lurah Yusuf.

Lanjut Lurah Yusuf, program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam memanfaatkan potensi lokal berbasis masyarakat dan lingkungan. “Dengan sistem panen berkelanjutan dan permintaan pasar yang stabil, bukan tidak mungkin Kaduagung menjadi sentra perikanan darat terdepan di Tangerang,” pungkasnya. (aditya)





















