SATELITNEWS.COM, SERANG—Nahas nasib Ifat (20). Penjaga outlet BRI Link itu tewas usai digetok palu oleh seorang remaja laki laki di Kampung Kadu Kecapi, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (5/7).
Kanit Reskrim Polsek Pabuaran Ipda Wildan Mubarok menyatakan pembunuhan penjaga outlet BRI Link itu dilakukan oleh seorang pelajar SMA, warga Kecamatan Baros. Korban mengalami luka parah di bagian wajah dan kepala akibat hantaman benda tumpul. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tetap tidak tertolong.
Menurut Ipda Wildan, seusai menganiaya korban, pelaku merampas uang sebesar Rp10 juta dan langsung melarikan diri ke rumahnya di Kecamatan Baros. Kurang dari 24 jam, remaja tersebut berhasil diamankan personel Reskrim Polsek Pabuaran dan langsung dibawa ke Mapolresta Serang Kota.
“Iya benar, ada peristiwa pembunuhan, yang dilakukan oleh pelajar SMA terhadap penjaga outlet BRI Link, nyawa korban tidak tertolong usai dilarikan ke rumah sakit, karena luka parah pada bagian wajah dan kepala. Pelaku kini sudah diamankan, dibawa ke Mapolresta Serang Kota, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya, Sabtu (5/7).
Wildan mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, bermula ketika korban menjaga outlet BRI Link seorang diri, lalu pelaku datang dengan berpura-pura hendak menukarkan uang. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukuli wajah dan kepala korban dengan palu yang dibawanya dari rumah.
“Pelaku memukul korban bukan hanya sekali, tapi beberapa kali yang sifatnya itu pelaku menganiaya korban pakai palu, yang dibawanya dari rumahnya dan diduga sepertinya sudah niat. Tetapi, apakah kepastian ini masuk pembunuhan berencana atau bukan, akan ditentukan dalam gelar perkara di Polresta Serang Kota,” ujarnya.
Baca Juga: Guru MDA Irsyadus Sariy 1 Dilatih Publik Speaking dan Ice Breaking
Dikatakan Wildan, untuk informasi sementara ini, motif pembunuhan yang dilakukan pelaku diduga karena pelaku ini sakit hati dengan korban, yang kerap mengejeknya.
Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi masih dilakukan, untuk bisa mendalami kasus tersebut yang dikhawatirkan ada motif lain dan sebagainya.
“Informasi sementara, karena korban sering diejek sama pelaku, itu yang memicu amarahnya hingga pelaku nekat membunuh korban. Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut,” ujarnya.
Menurut seorang saksi di lokasi bernama Rinayah mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB, korban bernama Ifat ini sedang melayani pelaku yang ternyata berpura-pura, hendak melakukan transaksi penukaran uang. Transaksi penukaran uang itu, hanya alih-alih belaka supaya tidak dicurigai dan pelaku langsung menyerang korban menggunakan palu yang telah ia bawa dari rumah.
“Katanya sih pelaku ini masih di bawah umur, masih sekolah, dia datang sendirian ke agen BRI Link itu. Katanya sih, pelaku ini sudah niat merampok dan kabarnya uangnya dipakai buat main judi slot,” ujarnya.
Rinayah mengatakan, pelaku merupakan warga Kecamatan Baros yang bersekolah di Kecamatan Pabuaran, dekat dengan agen BRI Link tersebut, yang kemungkinan mengetahui kapan waktu sepi. Dikatakan Rinayah, korban mengalamOLAH TKP: Sejumlah personel Polresta Serang Kota, melakukan olah TKP pembunuhan terhadap penjaga outlet BRI Link. (ISTIMEWA)
i luka parah di bagian wajah dan kepala.
Baca Juga: Dugaan Limbah B3 di Cikande Kabupaten Serang, Tim KBR Brimob Diterjunkan
“Wajahnya pecah-pecah babak belur, sempat ke rumah sakit namun meninggal. Katanya korban ini masih lajang, pernah menempuh pendidikan di pesantren, saya tidak terlalu kenal tapi katanya anak baik,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























