SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Film Superman 2025 karya James Gunn siap tayang pada 11 Juli 2025. Tapi ini bukan sekadar reboot superhero berkostum merah biru.
Gunn, yang kini menjabat sebagai kepala DC Studios, menyebut film ini sebagai “kisah tentang Amerika”. Tentang seorang imigran yang datang dari planet lain dan mencoba menjadi bagian dari masyarakat baru.
“Superman adalah kisah tentang seorang imigran. Tapi lebih dari itu, ini adalah kisah tentang kebaikan dasar manusia, sesuatu yang kini terasa mulai hilang,” ujar Gunn dalam wawancara dengan The Times of London, dikutip Variety.
Gunn tidak menutup mata bahwa filmnya berpotensi memicu perdebatan, terutama dalam konteks politik imigrasi Amerika Serikat yang terus bergolak. “Akan ada orang yang tersinggung hanya karena film ini bicara soal kebaikan. Tapi biarkan saja mereka,” ucapnya.
Dalam sinopsis resmi, Superman 2025 menceritakan Clark Kent yang berjuang menemukan keseimbangan antara identitasnya sebagai Superman dan hidup sehari-hari sebagai jurnalis di Metropolis. Ia bukan hanya melindungi dunia dari ancaman fisik, tapi juga dari ketidakadilan sosial dan moral.
Tokoh utama diperankan oleh David Corenswet, menggantikan Henry Cavill. Corenswet menggambarkan Superman sebagai lambang harapan dan idealisme, sesuatu yang kini dianggap kuno.
“Dia melambangkan yang terbaik dari kita semua. Dan itulah inti film ini: tentang bagaimana menjadi baik di dunia yang tak selalu menghargai kebaikan,” ujar Corenswet. “Perasaan terasing, harapan untuk berbuat baik, dan dilema moralnya — semua itu membuat Superman sangat manusiawi,” jelas lagi.
Hubungan antara Superman dan Lois Lane juga menjadi bagian penting cerita. Lois, yang diperankan oleh Rachel Brosnahan, akan menjadi mitra sekaligus cermin moral bagi Superman.
Dalam trailer yang dirilis awal Juli 2025, tampak jelas dinamika emosional antara keduanya. Dialog penuh tekanan dan adegan dramatis memberi petunjuk bahwa film ini menyajikan lebih dari sekadar pertarungan fisik.
Tokoh antagonis Lex Luthor juga hadir dengan wajah baru. Nicholas Hoult memerankan Lex sebagai figur cerdas, dingin, dan manipulatif. Sosok yang menantang Superman, bukan hanya dengan kekuatan, tetapi dengan ideologi.
Film ini juga akan memperkenalkan beberapa karakter dari proyek semesta DC baru bertajuk Gods and Monsters. Di antaranya Nathan Fillion sebagai Green Lantern, Isabela Merced sebagai Hawkgirl, dan Edi Gathegi sebagai Mister Terrific.
Corenswet menegaskan bahwa Superman 2025 bukan hanya untuk penggemar berat DC, tapi untuk siapa saja yang ingin kembali percaya pada nilai-nilai kemanusiaan. “Film ini seperti naik roller coaster. Ada tawa, emosi, kesedihan, dan aksi besar. Tapi yang paling penting, kamu akan keluar dari bioskop dengan perasaan: aku ingin menonton lagi,” katanya. (bbs)
Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.