Selasa, 12 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Bola & Sport

KPK Ingatkan Pejabat Daerah, Merasa Gaji Kecil? Mundur!

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 10 Jul 2025 17:07 WIB
Rubrik Bola & Sport
KPK Ingatkan Pejabat Daerah, Merasa Gaji Kecil? Mundur!

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak (tengah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin usai penandatanganan komitmen antikorupsi pada rapat koordinasi KPK bersama Pemerintah Daerah di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, menegaskan bahwa KPK memiliki mata dan telinga di mana-mana untuk mengawasi tindak pidana korupsi di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga meminta agar pejabat yang merasa gaji serta fasilitas yang diberikan negara tidak cukup, sebaiknya mundur dari jabatannya.

“Jadi mata-telinga kami ada pada seluruh wilayah Republik ini,” kata Johanis Tanak dalam Rapat Koordinasi KPK-Pemerintah Daerah di Kawasan Ancol, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Johanis mencontohkan keberhasilan KPK dalam melakukan “operasi senyap” di Medan, Sumatera Utara, yang menjerat Kepala Dinas PUPR nonaktif Sumut, Topan Ginting.

“Kalau tidak benar, tidak akan pernah itu di Medan ditangkap, tidak akan pernah di Papua itu ditangkap oleh KPK dalam OTT,” ujarnya.

“Jangan mengatakan bahwa KPK itu hanya ada di Jakarta. KPK itu ada di mana-mana,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi juga membutuhkan partisipasi masyarakat, sesuai Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mengenai penyadapan, Johanis menyampaikan KPK menggunakan teknologi yang semakin canggih.

BeritaTerbaru

AS Roma Hidupkan Harapan ke Liga Champions

AS Roma Hidupkan Harapan ke Liga Champions

Selasa, 5 Mei 2026 21:01 WIB
Manchester City Belum Kibarkan Bendera Putih

Manchester City Belum Kibarkan Bendera Putih

Selasa, 5 Mei 2026 20:59 WIB
Bayern Munchen vs PSG, Penentu Menuju Gelar

Bayern Munchen vs PSG, Penentu Menuju Gelar

Selasa, 5 Mei 2026 20:57 WIB
Arsenal vs Atletico Madrid, Menguji Konsistensi Simeone

Arsenal vs Atletico Madrid, Menguji Konsistensi Simeone

Senin, 4 Mei 2026 20:52 WIB

“Bapak-bapak jangan coba-coba kirim-kirim WA dengan, mohon maaf, yang porno-porno. Begitu bapak-bapak kita sadap, terangkut semua ini. Ini bapak porno rupanya. Itu ketahuan semua oleh teknologi IT yang kita miliki,” katanya dengan tegas.

Meski demikian, ia menegaskan pejabat tidak perlu khawatir karena penyadapan hanya dilakukan terhadap mereka yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. “Bapak-bapak tidak usah takut untuk menggunakan HP, sepanjang HP digunakan untuk yang benar maka KPK tidak akan melakukan tindakan apa pun,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Johanis menyoroti pejabat yang mengeluh soal gaji tidak mencukupi, padahal sudah mendapatkan berbagai fasilitas dari negara.

“Kalau bapak bilang tidak cukup, bapak sudah diberikan mobil, bapak sudah diberikan rumah, bapak sudah diberikan anggaran dan lain-lain. Masih banyak rakyat kita yang jelata. Jangan bapak cuma melihat ke atas, tapi lihatlah ke bawah,” ujarnya.

Ia mengaku bingung dengan maraknya kasus korupsi yang berasal dari pejabat daerah. Banyak anggota DPRD yang ditangkap KPK karena terlibat korupsi atas permintaan pejabat Pemda.

“Berapa anggota DPRD saya tangkap dan saya tahan? Itu karena apa? Permintaan-permintaan (suap) semua. Apa tidak cukup dengan gaji yang sudah diberikan?” tanyanya.

Ketika beberapa pejabat daerah menjawab “tidak cukup,” Johanis langsung menegur dengan nada tinggi.

“Kalau bapak-bapak merasa tidak cukup, berhenti saja jadi pegawai. Tidak usah jadi pegawai, masih ada yang lain yang suka,” katanya.

Johanis juga menyinggung hasil penelitian KPK terkait praktik serangan fajar yang marak di daerah. Ia menyindir pejabat yang menggunakan praktik tersebut untuk menduduki jabatan, namun kemudian mengeluh soal gaji kecil.

“Makanya jangan pakai-pakai serangan fajar untuk menduduki jabatan itu. Pakai iman, integritas yang berkaitan dengan iman,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah kepala daerah sepert, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Banten Andra Soni, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Hadir pula para Pimpinan DPRD dari wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memanggil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terkait kasus korupsi proyek jalan di Sumut. “Sampai sekarang belum. Tentu nanti berdasarkan dari hasil pemeriksaan tersangka dan saksi-saksi yang lain. Kalau memang ada, ya tidak menutup kemungkinan akan dipanggil dan diminta keterangan,” ujar Setyo, di Gedung DPR.

Jika memang tidak relevansinya, maka penyidik tidak akan mencari-cari alasan. Apalagi, kata dia, penyidik masih fokus kepada para tersangka yang sudah ditahan. “Penyidik masih fokus dengan pokok perkaranya terhadap kepala dinas dan PPK, termasuk juga yang untuk di Balai Besar,” imbuhnya.

Dugaan korupsi tersebut terjadi di proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumut dan di Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumut. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka.

Kelima tersangka adalah Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting (TOP), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut yang juga merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, Rasuli Efendi Siregar (RES), Pejabat Pembuat Komitmen di Satuan Kerja PJN Wilayah I Sumatera Utara, Heliyanto (HEL), Direktur Utama PT DNG, M Akhirun Efendi Siregar (KIR), serta Direktur PT RN, M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY). (rmg/san)

Tags: asnGajikorupsikpkteknologi
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Inter Kunci Gelar Scudetto
Bola & Sport

Inter Kunci Gelar Scudetto

Senin, 4 Mei 2026 20:48 WIB
DPRD Kota Tangerang Dorong Kolaborasi Swasta, Beavers Arena Jadi Modal Menuju PON 2032
Bola & Sport

DPRD Kota Tangerang Dorong Kolaborasi Swasta, Beavers Arena Jadi Modal Menuju PON 2032

Minggu, 3 Mei 2026 20:21 WIB
Kick Off Porprov Banten 2026 Digelar, Pemkot Tangsel Akan Tambah Anggaran
Bola & Sport

Kick Off Porprov Banten 2026 Digelar, Pemkot Tangsel Akan Tambah Anggaran

Minggu, 3 Mei 2026 17:11 WIB
Lionel Messi Cs Kena Comeback Lalu Kalah
Bola & Sport

Lionel Messi Cs Kena Comeback Lalu Kalah

Minggu, 3 Mei 2026 16:49 WIB
Jelang Lawan PSG, Pertahanan Muenchen Mengkhawatirkan
Bola & Sport

Jelang Lawan PSG, Pertahanan Muenchen Mengkhawatirkan

Minggu, 3 Mei 2026 16:47 WIB
Everton vs Manchester City, Pantang Tergelincir
Bola & Sport

Everton vs Manchester City, Pantang Tergelincir

Minggu, 3 Mei 2026 16:44 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

5,92 Juta Orang Tercover BPJS Ketenagakerjaan, Pemprov Banten Raih Paritrana Award

5,92 Juta Orang Tercover BPJS Ketenagakerjaan, Pemprov Banten Raih Paritrana Award

Sabtu, 9 Mei 2026 08:06 WIB
IMG_20260508_152402

Pegawai Kecamatan Batuceper Gelar Kerja Bakti Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 8 Mei 2026 15:26 WIB
Ketua DPW PAN Provinsi Banten, Irna Narulita. (ISTIMEWA)

Gelar Pelantikan dan Rakerwil, Irna: PAN Solid Menuju 3 Besar di Banten

Jumat, 8 Mei 2026 10:23 WIB
Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Minggu, 10 Mei 2026 16:36 WIB
IMG_20260511_074400

DPRD Kota Tangerang Tekankan Peran Orang Tua dalam Pembinaan Atlet Pelajar

Senin, 11 Mei 2026 07:55 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.