Rabu, 1 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

KPK Ingatkan Pejabat Daerah, Merasa Gaji Kecil? Mundur!

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 10 Jul 2025 17:07 WIB
Rubrik Bola & Sport
KPK Ingatkan Pejabat Daerah, Merasa Gaji Kecil? Mundur!

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak (tengah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin usai penandatanganan komitmen antikorupsi pada rapat koordinasi KPK bersama Pemerintah Daerah di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, menegaskan bahwa KPK memiliki mata dan telinga di mana-mana untuk mengawasi tindak pidana korupsi di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga meminta agar pejabat yang merasa gaji serta fasilitas yang diberikan negara tidak cukup, sebaiknya mundur dari jabatannya.

“Jadi mata-telinga kami ada pada seluruh wilayah Republik ini,” kata Johanis Tanak dalam Rapat Koordinasi KPK-Pemerintah Daerah di Kawasan Ancol, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Johanis mencontohkan keberhasilan KPK dalam melakukan “operasi senyap” di Medan, Sumatera Utara, yang menjerat Kepala Dinas PUPR nonaktif Sumut, Topan Ginting.

“Kalau tidak benar, tidak akan pernah itu di Medan ditangkap, tidak akan pernah di Papua itu ditangkap oleh KPK dalam OTT,” ujarnya.

“Jangan mengatakan bahwa KPK itu hanya ada di Jakarta. KPK itu ada di mana-mana,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi juga membutuhkan partisipasi masyarakat, sesuai Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mengenai penyadapan, Johanis menyampaikan KPK menggunakan teknologi yang semakin canggih.

Baca Juga: Dihukum 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Melawan

“Bapak-bapak jangan coba-coba kirim-kirim WA dengan, mohon maaf, yang porno-porno. Begitu bapak-bapak kita sadap, terangkut semua ini. Ini bapak porno rupanya. Itu ketahuan semua oleh teknologi IT yang kita miliki,” katanya dengan tegas.

Meski demikian, ia menegaskan pejabat tidak perlu khawatir karena penyadapan hanya dilakukan terhadap mereka yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. “Bapak-bapak tidak usah takut untuk menggunakan HP, sepanjang HP digunakan untuk yang benar maka KPK tidak akan melakukan tindakan apa pun,” ucapnya.

BeritaTerbaru

Preview Ekuador vs Jerman, Saatnya Rotasi

Preview Ekuador vs Jerman, Saatnya Rotasi

Rabu, 24 Jun 2026 20:13 WIB
Rekor Cristiano Ronaldo Usai Portugal Kalahkan Uzbekistan

Rekor Cristiano Ronaldo Usai Portugal Kalahkan Uzbekistan

Rabu, 24 Jun 2026 20:08 WIB
Timnas Voli Indonesia Berpeluang Pijak Semifinal

Timnas Voli Indonesia Berpeluang Pijak Semifinal

Rabu, 24 Jun 2026 20:05 WIB
Marc Marquez Lanjut di Ducati hingga 2028

Marc Marquez Lanjut di Ducati hingga 2028

Selasa, 23 Jun 2026 17:25 WIB

Dalam kesempatan yang sama, Johanis menyoroti pejabat yang mengeluh soal gaji tidak mencukupi, padahal sudah mendapatkan berbagai fasilitas dari negara.

“Kalau bapak bilang tidak cukup, bapak sudah diberikan mobil, bapak sudah diberikan rumah, bapak sudah diberikan anggaran dan lain-lain. Masih banyak rakyat kita yang jelata. Jangan bapak cuma melihat ke atas, tapi lihatlah ke bawah,” ujarnya.

Ia mengaku bingung dengan maraknya kasus korupsi yang berasal dari pejabat daerah. Banyak anggota DPRD yang ditangkap KPK karena terlibat korupsi atas permintaan pejabat Pemda.

“Berapa anggota DPRD saya tangkap dan saya tahan? Itu karena apa? Permintaan-permintaan (suap) semua. Apa tidak cukup dengan gaji yang sudah diberikan?” tanyanya.

Baca Juga: Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Ketika beberapa pejabat daerah menjawab “tidak cukup,” Johanis langsung menegur dengan nada tinggi.

“Kalau bapak-bapak merasa tidak cukup, berhenti saja jadi pegawai. Tidak usah jadi pegawai, masih ada yang lain yang suka,” katanya.

Johanis juga menyinggung hasil penelitian KPK terkait praktik serangan fajar yang marak di daerah. Ia menyindir pejabat yang menggunakan praktik tersebut untuk menduduki jabatan, namun kemudian mengeluh soal gaji kecil.

“Makanya jangan pakai-pakai serangan fajar untuk menduduki jabatan itu. Pakai iman, integritas yang berkaitan dengan iman,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah kepala daerah sepert, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Banten Andra Soni, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Hadir pula para Pimpinan DPRD dari wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memanggil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terkait kasus korupsi proyek jalan di Sumut. “Sampai sekarang belum. Tentu nanti berdasarkan dari hasil pemeriksaan tersangka dan saksi-saksi yang lain. Kalau memang ada, ya tidak menutup kemungkinan akan dipanggil dan diminta keterangan,” ujar Setyo, di Gedung DPR.

Jika memang tidak relevansinya, maka penyidik tidak akan mencari-cari alasan. Apalagi, kata dia, penyidik masih fokus kepada para tersangka yang sudah ditahan. “Penyidik masih fokus dengan pokok perkaranya terhadap kepala dinas dan PPK, termasuk juga yang untuk di Balai Besar,” imbuhnya.

Dugaan korupsi tersebut terjadi di proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumut dan di Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumut. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka.

Kelima tersangka adalah Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting (TOP), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut yang juga merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, Rasuli Efendi Siregar (RES), Pejabat Pembuat Komitmen di Satuan Kerja PJN Wilayah I Sumatera Utara, Heliyanto (HEL), Direktur Utama PT DNG, M Akhirun Efendi Siregar (KIR), serta Direktur PT RN, M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY). (rmg/san)

Tags: asnGajikorupsikpkteknologi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Lionel Messi Lampaui Gol Miroslav Klose
Bola & Sport

Lionel Messi Lampaui Gol Miroslav Klose

Selasa, 23 Jun 2026 17:21 WIB
Preview Skotlandia vs Brasil, Pastikan Kelolosan
Bola & Sport

Preview Skotlandia vs Brasil, Pastikan Kelolosan

Selasa, 23 Jun 2026 17:18 WIB
Portugal vs Uzbekistan, Menanti Aksi Ronaldo
Bola & Sport

Portugal vs Uzbekistan, Menanti Aksi Ronaldo

Senin, 22 Jun 2026 18:08 WIB
Luis de la Fuente Tak Ragu Mainkan Yamal
Bola & Sport

Luis de la Fuente Tak Ragu Mainkan Yamal

Senin, 22 Jun 2026 18:06 WIB
Mesir Raih Tiga Poin Perdana
Bola & Sport

Mesir Raih Tiga Poin Perdana

Senin, 22 Jun 2026 18:04 WIB
Jerman Kesulitan Kalahkan Pantai Gading
Bola & Sport

Jerman Kesulitan Kalahkan Pantai Gading

Minggu, 21 Jun 2026 17:55 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Satpol PP Kota Tangerang Diminta Jaga Marwah

Satpol PP Kota Tangerang Diminta Jaga Marwah

Selasa, 30 Jun 2026 11:38 WIB
Polisi Gerebek Warung Diduga Jual Obat Golongan G Ilegal di Ciputat, Dua Orang Diamankan

Polisi Gerebek Warung Diduga Jual Obat Golongan G Ilegal di Ciputat, Dua Orang Diamankan

Kamis, 25 Jun 2026 16:05 WIB
Serapan Gabah Bulog Lebak-Pandeglang Lewati 50 Ribu Ton

Serapan Gabah Bulog Lebak-Pandeglang Lewati 50 Ribu Ton

Minggu, 28 Jun 2026 16:44 WIB
Mengira Dapat Hibah Rp 5 Miliar Ternyata Pinjaman, Banyak Pengurus KMP di Kota Tangerang "Mundur Teratur"

Mengira Dapat Hibah Rp 5 Miliar Ternyata Pinjaman, Banyak Pengurus KMP di Kota Tangerang “Mundur Teratur”

Rabu, 24 Jun 2026 16:23 WIB
13 Tahun Menanti, Putra Lebak Tembus Paskibraka Nasional

13 Tahun Menanti, Putra Lebak Tembus Paskibraka Nasional

Rabu, 24 Jun 2026 18:49 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.