SATELITNEWS.COM, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni, mengklaim pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau KopDes Merah Putih, di Provinsi Banten sudah mencapai 100 persen. Dari 1.552 Desa dan Kelurahan, hanya satu yang tidak membentuk KDMP yakni, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, yang berada di wilayah ulayat Baduy.
Dari ribuan KDMP yang sudah terbentuk itu, ada empat lokasi KDMP percontohan yang akan dilauching langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 21 Juli 2025 nanti secara virtual bersama sekitar 83.000 desa seluruh Indonesia.
1.551 KDMP itu, tersebar di delapan Kabupaten/Kota, seperti Kabupaten Serang sebanyak 326 koperasi, Kabupaten Pandeglang 339 koperasi, Kabupaten Lebak 344 koperasi, Kabupaten Tangerang 274 koperasi, Kota Tangerang 104 koperasi, Kota Tangsel 54 koperasi, Kota Serang 67 koperasi dan Kota Cilegon 43 Koperasi.
Andra mengungkapkan, peran KDMP ini kedepan sangat penting sebagai ujung tombak dari ketahanan ekonomi bangsa. Ketika desa kita makmur, maka bangsa kita akan semakin maju. Oleh karena itu, keberlangsungan KDMP ini harus dilakukan, karena ini merupakan cerminan dan semangat kita untuk maju membangun.
“Dulu koperasi sebagai alat perjuangan, alat perlawanan pejuang melawan penjajah. Sekarang, Koperasi Merah Putih sebagai alat untuk mensejahterakan rakyat,” ujarnya.
Di KDMP ini seluruh kebutuhan pokok masyarakat akan disuplay, dari mulai beras, minyak, gas dan lainnya. Selain itu, potenai-potensi lokal juga bisa dikembangkan melalui KDMP. Sehingga tidak hanya roda perekonomian yang terus berputar di desa, tapi ketahanan pangan juga akan semakin kuat.
Baca Juga: Lama Sekolah Anak Di Banten Meningkat Menjadi 9,56 Poin
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Agus Mintono mengatakan, Presiden Prabowo, rencananya akan melaunching Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara nasional pada tanggal 21 Juli 2025 yang dilakukan secara virtual. Di Provinsi Banten, ada empat lokasi KDMP percontohan yang terpilih untuk dilunching oleh Presiden.
Keempat lokasi KDMP itu, meliputi KDMP Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. KDMP Desa Girimukti, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak. Lalu KDMP Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon dan terakhir KDMP Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
“Banyak hal yang menjadi pertimbangan penunjukan keempat KDMP itu, salah satunya kesiapan infrastruktur, SDM, jenis usaha dan lain-lainnya. Pak Gubernur nanti rencananya akan hadir di KDMP Desa Ranjeng,” kata Agus. (luthfi)
