SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pemkot Tangerang melakukan kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Melalui sinergi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Pemkot menggelar acara puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2025 sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara perusahaan dengan Bursa Kerja Khusus Sekolah Menengah Kejuruan (BKK SMK) se-Kota Tangerang.
Acara yang berlangsung di Plaza Puspem Kota Tangerang, Rabu (23/07) , dibuka secara langsung oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin. Dalam sambutannya ia menekankan pentingnya membangun ekosistem ramah anak sekaligus menyiapkan ruang aktualisasi bagi anak-anak sebagai generasi penerus. “Pembangunan sumber daya manusia sejak dini adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah. Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni, tapi momen refleksi dan penguatan komitmen untuk menciptakan ruang tumbuh yang aman, kreatif, dan penuh kasih bagi anak-anak kita,” ujar wali kota.
Wali kota, juga menegaskan bahwa penandatanganan MoU antara perusahaan dan BKK SMK merupakan langkah konkret untuk menjembatani pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. “Langkah ini adalah bentuk nyata kolaborasi menuju Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda dibekali keterampilan yang relevan dan siap memasuki dunia kerja dengan percaya diri dan kompetensi yang mumpuni,” tambahnya.
Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan menegaskan pentingnya kolaborasi ini. “Alhamdulillah, kini kami resmi menjalin kerjasama dengan 60 BKK aktif yang ada di Kota Tangerang, melibatkan 3 perusahaan perintis,” ujar Ujang Hendra. Ia menjelaskan, MoU ini menjadi bagian vital dari upaya memperluas akses kerja bagi lulusan SMK.
Ujang Hendra memaparkan apa yang didapatkan dari kerja sama ini. “Jadi nanti, ketika perusahaan mitra ingin merekrut, mereka bisa langsung mengundang calon pekerja untuk mengikuti tes. Fleksibel! Bisa di sekolah, di kantor Disnaker, atau langsung di perusahaan tersebut. Semua disesuaikan dengan kebutuhan lowongan yang tersedia.”
Intinya, proses rekrutmen jadi lebih efisien dan terarah. Sekolah melalui BKK-nya menjadi pintu pertama yang menghubungkan talenta terdidik dengan kebutuhan industri. Dia mengatakan Kota Tangerang sendiri memiliki aset besar yakni 220 BKK yang tersebar di SMK-SMK seluruh kota. BKK berfungsi sebagai lembaga khusus di setiap SMK yang fokus menyalurkan lulusan ke dunia kerja.
Baca Juga: 3.450 Pekerja Rentan di Lebak Dapat Jaminan
“Kerjasama dengan perusahaan-perusahaan ini sangat selektif. Kami sesuaikan benar-benar dengan kebutuhan dasar sumber daya manusia (SDM) yang dicari perusahaan dan keahlian yang menjadi basic dari BKK atau SMK yang ada di Tangerang,” ujarnya.
Pendekatan link and match ini diharapkan meningkatkan kesesuaian skill dan menekan angka pengangguran. Kerjasama serupa melalui MoU sebelumnya telah menunjukkan hasil. “Alhamdulillah, melalui MoU-MoU terdahulu, sekitar 60-80 peserta berhasil dites dan mengikuti program,” ungkap Ujang Hendra.
Bentuk kerjasamanya beragam, mulai dari On-the-Job Training (OJT/Prakerin) hingga rekrutmen langsung (fase) antara BKK dan perusahaan. Tak hanya MoU, Disnaker Tangerang juga punya program andalan yang sudah berjalan yakni bursa loker atau job fair. “Setiap akhir bulan, kami menggelar job fair,” jelas Ujang Hendra.
“Strateginya, di awal-awal bulan kami sudah melakukan blasting ke berbagai HRD perusahaan. Kami beri informasi: ‘Bagi perusahaan yang ingin rekrut, silakan datang ke job fair Disnaker Tangerang di minggu keempat tiap bulannya’.”
Job fair rutin ini menjadi saluran terbuka dan terpercaya bagi perusahaan mencari SDM dan bagi pencari kerja menemukan peluang. Dia mengatakan dengan semangat yang sama, MoU hari ini bukan titik akhir. Ujang Hendra menyatakan berpeluang untuk meluaskan jaringan. “Kami terus mengejar perluasan perusahaan mitra kerjasama.”
Artinya, lebih banyak perusahaan diharapkan bergabung dalam ekosistem rekrutmen terpadu melalui BKK-BKK SMK Tangerang ini. Kolaborasi Disnaker Tangerang dan 60 BKK SMK ini diharapkan menjadi akselerator, mempermudah lulusan SMK dapat kerja, sekaligus menyediakan SDM siap pakai dan kompeten bagi industri di Kota Tangerang. (made)
Baca Juga: Festival Cisadane, 2.552 Lowongan Kerja Tersedia di Stand Disnaker Kota Tangerang
























