SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Timnas Putri Inggris berhasil mempertahankan trofi Piala Eropa. The Lionesses jadi kampiun edisi 2025 setelah mengalahkan Spanyol via adu penalti di final.
Babak pamungkas Euro Woman 2025 mempertemukan Inggris selaku juara bertahan Piala Eropa melawan kampiun Piala Dunia Wanita, Spanyol. Duel digelar di St. Jakob-Park, Swiss, Senin (28/7) dini hari WIB.
Spanyol unggul 1-0 di babak pertama. Mariona Caldentey berhasil mencetak gol usai memanfaatkan assist Onna Batlle.
Inggris menyamakan kedudukan memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-57. Alessia Russo mencetak gol dan mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga waktu normal habis.
Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan, tapi tidak ada gol kemenangan tercipta. Alhasil pemenang duel Inggris vs Spanyol mesti ditentukan di babak penalti.
Inggris yang keluar sebagai pemenang di adu penalti. The Lionesses menang 3-1 setelah 3 eksekutor penalti Spanyol gagal menyarangkan bola ke gawang.
Kiper Inggris, Hannah Hampton, jadi pahlawan timnya dengan menepis dua tembakan penalti Spanyol. Penjaga gawang yang membela tim putri Chelsea ini dinobatkan sebagai Player of the Match.
Ini menjadi gelar kedua bagi Inggris di Piala Eropa Wanita. Pasukan Sarina Wiegman pertama kali angkat trofi di edisi sebelumnya tahun 2022.
Nama Hannah Hampton sendiri viral di media sosial dan jadi perbincangan penggemar. Usut punya usut, Hampton punya keterbatasan pada matanya. Pemain yang membela tim putri Chelsea ini menderita strabismus, kondisi ketika posisi kedua mata tak sejajar dan melihat ke arah yang berbeda.
Kondisi mata juling Hannah Hampton sudah diderita sejak lahir. Dia mengaku kesulitan menuang air di gelas akibat gangguan penglihatannya tersebut. “Saat menuangkan segelas air, saya akan menumpahkan air jika tidak memegang gelasnya. Para pemain selalu meminta saya saat latihan: ‘Bisakah kamu membuatkan saya secangkir teh?’ Dan memegang cangkirnya sambil berkata, ‘Bolehkah saya minta susu?’,” kata Hampton dalam wawancara dengan Ben Foster, dilansir dari Metro.
“Saya menumpahkan air di sepatu mereka dan kemudian mereka mengeluh kepada saya. Saya bilang ke mereka ‘Yah, itu salahmu sendiri, kan?’,” ujarnya.
Hannah Hampton bahkan hampir gagal berkarier di dunia sepakbola setelah dokter melarangnya bermain lantaran kondisi matanya yang tidak sempurna. Meski begitu, dia tetap memilih jalan sebagai pesepakbola dan meraih prestasi.
“Sejak kecil saya sudah diberitahu kalau saya tidak bisa bermain sepakbola, bahwa itu bukan profesi yang bisa saya tekuni. Namun inilah saya,” ujarnya. (dm)
Daftar Juara Piala Eropa Wanita
1. Jerman: 8 kali (1989, 1991, 1995, 1997, 2001, 2005, 2009, 2013)
2. Norwegia: 2 kali (1987, 1993)
3. Inggris: 2 kali (2022, 2025)
4. Swedia: 1 kali (1984)
5. Belanda: 1 kali (2017)