Rabu, 28 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Usulkan Lomba “RT Merdeka dari Sampah”

Oleh Made Nusantara
Sabtu, 2 Agu 2025 06:59 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
Soal Polemik Pemilihan RW di Karawaci Baru, Begini Pendapat Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Tumpukan sampah di sejumlah wilayah Ciledug, terus menjadi keluhan publik yang belum tuntas ditangani secara komprehensif. Meski petugas kebersihan rutin bekerja, kenyataannya volume sampah masih meluber ke jalan-jalan.

Arief Wibowo, Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, angkat bicara. Ia menyebut akar persoalan ini bukan semata-mata pada perilaku warga, tetapi lebih mendalam: belum adanya sinergi antara ketersediaan sarana-prasarana, edukasi sosial, dan penegakan hukum yang tegas dan konsisten. Ia mengusulkan langkah sistemik yang berbasis manajemen logistik, perilaku, dan teknologi.

Menurut Arief, persoalan utama sampah bukan hanya tentang bagaimana membuang, melainkan bagaimana kota ini mengelola seluruh prosesnya secara terstruktur, dari rumah hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Pemerintah harus memetakan alur pergerakan sampah dari sumber, baik dari perumahan atau kawasan industri, hingga ke TPA. Ini prinsip dasar yang bisa kita adopsi dari pendekatan manajemen logistik. Tanpa pemetaan yang rapi, semua kebijakan hanya bersifat reaktif dan tidak menyentuh akar masalah,” ujarnya kepada wartawan SatelitNews.Com, Sabtu (2/8/2025).

Arief menyoroti bahwa saat ini kewenangan pengelolaan sampah dari sumber sampai ke truk pengangkut yang akan membawa ke TPA masih berada dalam domain kewilayahan: artinya, menjadi tanggung jawab penuh kecamatan dan kelurahan.

Namun, ia mempertanyakan apakah seluruh infrastruktur pendukung sudah tersedia. “Sudahkah ada cukup gerobak sampah? Bagaimana dengan armada pengangkut dari pemukiman ke titik penjemputan? Kalau belum, kenapa bak-bak sampah di jalan dibongkar tanpa solusi pengganti?” katanya dengan nada kritis.

Baca Juga: Ironi, Sampah di Kabupaten Serang Berserakan Akibat Tak Adanya TPSA

Pembongkaran sejumlah bak sampah permanen di beberapa titik utama Kota Tangerang memang memicu perdebatan. Di satu sisi, Pemkot ingin menata estetika dan menghindari penumpukan sembarangan. Namun di sisi lain, masyarakat kehilangan tempat yang layak untuk membuang sampah dengan benar.

“Kalau dibongkar, gantinya apa? Warga kan butuh akses buang sampah. Tanpa TPS yang strategis dan mudah dijangkau, mereka bisa frustrasi dan akhirnya buang sembarangan. Itu manusiawi,” tegas Arief.

BeritaTerbaru

SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 28 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 28 Okt 2026 06:27 WIB
Penanganan Korban Pencabulan di Pondok Cabe Tangsel Tunggu Rujukan Polisi

Siswa SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Resmi Lapor Polisi

Rabu, 28 Okt 2026 06:18 WIB
Warga Serpong Lagoon Ajukan Kompensasi, PT Arfa Soegama Verifikasi

Warga Serpong Lagoon Ajukan Kompensasi, PT Arfa Soegama Verifikasi

Rabu, 28 Okt 2026 06:14 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 28 Oktober 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 28 Okt 2026 06:00 WIB

Ia mendorong agar Pemkot segera menyediakan TPS-TPS yang layak di setiap kelurahan, terutama yang padat penduduk.

Setelah infrastruktur memadai, langkah selanjutnya adalah edukasi. Tapi, Arief mengingatkan, edukasi bukan hanya ceramah dan sosialisasi simbolik.

“Kita bicara mengubah tabiat masyarakat. Itu tidak bisa satu kali pelatihan lalu selesai. Kita butuh pendampingan, monitoring, dan support nyata,” tegas politisi dari fraksi PKS ini.

Menjelang perayaan 17 Agustus, Arief mengusulkan ide yang segar dan sekaligus edukatif: kompetisi antar wilayah dengan tajuk RT Merdeka dari Sampah.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 28 Oktober, Cek Lokasinya

“Bayangkan kalau setiap RT berkompetisi menunjukkan lingkungannya bebas sampah. Bukan cuma bersih-bersih seremonial, tapi menyelesaikan sampahnya sampai tuntas di lingkungannya masing-masing, tidak ada yang tercecer ke jalan. Itu baru revolusi mental yang nyata,” katanya antusias.

Menurut Arief, pendekatan apresiatif seperti ini telah berhasil diterapkan di beberapa daerah seperti Bandung, yang kini memiliki sejumlah RW bebas sampah.

“Kita bisa benchmarking ke daerah lain. Coba cari model yang cocok, uji coba di satu wilayah, lalu gandakan ke seluruh kota. Jangan hanya lomba bank sampah, tapi ubah habit masyarakat dengan model yang bisa direplikasi,” sarannya.

Dikatakanbya Kota Bandung menjadi contoh konkret yang disebut Arief. Di sana, konsep RW Bebas Sampah telah berjalan di sejumlah kelurahan. Warga didampingi secara aktif, diberi pelatihan teknis, dan dihadiahi apresiasi jika berhasil mengelola sampah mandiri.

“Model seperti itu bisa kita tiru. Kita buat pilot project di satu kelurahan dulu. Kalau berhasil, duplikasi ke tempat lain. Setiap perubahan itu butuh model, dan model harus diberi panggung agar bisa menginspirasi,” tuturnya.

Jika infrastruktur dan edukasi sudah berjalan, langkah terakhir yang tak kalah penting adalah penegakan hukum. Arief menilai Pemkot harus mulai tegas terhadap pelanggar buang sampah sembarangan.

Ia menyarankan tiga strategi pengawasan termasuk dengan Pemanfaatan teknologi pemanfaatan teknologi untuk mensiasati keterbatasan SDM : pasang CCTV di titik rawan pembuangan liar, Pelibatan masyarakat warga bisa melapor pelanggar secara sistematis, Sanksi sosial dan hukum dari teguran keras, denda, kerja sosial, hingga tipiring (tindak pidana ringan) bagi pelanggar berulang.

“Bila perlu, tindakan terhadap pelanggaran itu dipublikasikan agar memberi efek jera. Transparansi penindakan akan membuat warga sadar, bukan takut,” katanya.

Arief menekankan bahwa ketiga pilar sarana-prasarana, edukasi, dan penegakan hukum—harus berjalan paralel. Tidak bisa hanya salah satu.

“Kalau sudah ada CCTV, ada laporan warga, lalu pelanggar tertangkap, ya beri sanksi yang mendidik. Tipiring atau kerja sosial misalnya. Dan bila perlu, kita publikasikan tindakan terhadap pelanggarannya sebagai pembelajaran sosial,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya penggunaan teknologi dalam pengawasan, mengingat keterbatasan personel pemerintah.

“Pasang kamera di titik rawan, buat sistem pelaporan warga. Biar masyarakat jadi bagian dari pengawasan. Ini soal partisipasi dan kedisiplinan kolektif,” kata Arief.

“Kalau kita hanya fokus di hilir, di TPA, itu tidak akan menyelesaikan masalah. Justru dari hulu, dari rumah tangga, kita harus bangun kesadaran dan sistemnya,” tegas Arief.

Di era digital, Arief menyarankan penggunaan teknologi tak hanya untuk pengawasan, tetapi juga sebagai alat edukasi interaktif dan pencatatan data. Ia membuka kemungkinan Pemkot mengembangkan sistem digital berbasis RT/RW untuk melacak volume dan pola sampah.

“Kita bisa bangun sistem sederhana yang mencatat data per wilayah. Bisa pakai aplikasi. Teknologi harus dimanfaatkan, bukan hanya dipamerkan,” katanya.

Ia juga menyinggung pentingnya benchmarking belajar dari kota lain. “Jangan ragu belajar dari Bandung, Surabaya, atau bahkan luar negeri. Kita tinggal sesuaikan dengan karakter masyarakat Tangerang,” pungkasnya.

Mengakhiri wawancaranya, Arief Wibowo menegaskan bahwa masalah sampah tidak akan selesai jika hanya dibebankan kepada petugas kebersihan atau truk pengangkut.

“Ini soal kemauan politik, kesadaran masyarakat, dan sinergi semua lini. Kalau dari hulunya sudah beres—sarana ada, masyarakat paham, pelanggar ditindak—saya yakin, masalah sampah di Kota Tangerang bisa selesai lebih cepat dari yang kita kira,” tutupnya. (mg01/made)

Tags: Penanggulangan SampahPersoalan sampahWaki Ketua DPRD Kota Tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Polsek Kelapa Dua Bongkar Peredaran Etomidate, 120 Cartridge Liquid Disita
Headline

Polsek Kelapa Dua Bongkar Peredaran Etomidate, 120 Cartridge Liquid Disita

Selasa, 27 Okt 2026 19:38 WIB
2 Sindikat Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
Headline

2 Sindikat Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 18:53 WIB
Bupati Tangerang Rotasi 362 Pejabat, Berikut Ini Daftar Eselon III Yang Dirotasi
Headline

Bupati Tangerang Rotasi 362 Pejabat, Berikut Ini Daftar Eselon III Yang Dirotasi

Selasa, 27 Okt 2026 17:49 WIB
Ketua MUI Kota Tangerang Sayangkan Penolakan Gedung MUI Karawaci
Headline

Ketua MUI Kota Tangerang Sayangkan Penolakan Pembangunan Gedung MUI Karawaci

Selasa, 27 Okt 2026 16:36 WIB
DisKUM Kabupaten Tangerang Rampungkan Aplikasi SiMerahPutih, Perkuat Tata Kelola 274 Kopdes
Kabupaten Tangerang

DisKUM Kabupaten Tangerang Rampungkan Aplikasi SiMerahPutih, Perkuat Tata Kelola 274 Kopdes

Selasa, 27 Okt 2026 16:28 WIB
2 Rumah di Tanah Tinggi Tangerang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 250 Juta
Kota Tangerang

2 Rumah di Tanah Tinggi Tangerang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 250 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 16:19 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Seorang Ayah di Sepatan Diduga Perkosa Putri Kandung

14 Siswa SMPN 10 Tangsel Dirundung Kakak Kelas, Ada Yang Muntah Darah

Jumat, 23 Okt 2026 12:38 WIB
PMI Kecamatan Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga Cipete

PMI Kecamatan Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga Cipete

Minggu, 25 Okt 2026 18:33 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangsel Senin 26 Oktober 2026 Buka Pagi-Sore, Cek Lokasinya

Senin, 26 Okt 2026 06:17 WIB
Pendekar Cisadane Belum Terkalahkan

Pendekar Cisadane Belum Terkalahkan

Senin, 26 Okt 2026 05:47 WIB
GERAKAN PANGAN MURAH -- Sejumlah warga berbelanja di acara Gerakan Pangan Murah (GPM). (ISTIMEWA)

DKPP Kabupaten Serang Lakukan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 21 Okt 2026 16:32 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.