SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Laga Fenerbahce kontra Benfica dalam leg 1 playoff Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026 leg 1 di Sukru Saracoglu Stadium, Kamis (21/8/2025) pukul 02.00 WIB, berpeluang berjalan sengit. Kedua tim dipastikan bakal ngotot demi peluang melaju ke babak utama kasta tertinggi sepakbola di Eropa.
Fenerbahce dan Benfica lolos ke playoff UCL, dengan sama-sama melalui league path atau jalur liga. Nantinya hanya ada 2 tim yang masuk league phase dari league path. Kemudian ada 5 tim yang bisa lolos ke UCL 2025/2026 dari champions path.
Seluruh laga playoff UCL 2025/2026 dapat disaksikan melalui live streaming Vidio dan beIN Sports. Untuk menyaksikannya, fans sepak bola di Indonesia perlu mengikuti paket berlangganan terlebih dahulu.
Fenerbahce masuk playoff usai melewati tantangan Feyenoord di babak ke-3 kualifikasi. Tim asuhan Jose Mourinho berhasil membalikkan keadaan, meski sempat kalah 1-2 pada leg 1. Mereka membalas pada leg 2, dengan kemenangan telak 5-2 di kandang sendiri.
Performa Fenerbahce menunjukkan tren positif, terutama saat bermain di kandang sendiri Şükrü Saracoğlu Stadium. Pelatih Mourinho mampu memaksimalkan keuntungan dukungan suporter sendiri saat melawan Feyenoord.
Kini Mourinho mengakui misi tak mudah menghadapi Benfica. Menyebut mereka sebagai klub besar di benua Eropa. “Kami bermain melawan tim-tim hebat, Feyenoord, dan sekarang Benfica, itu bukan playoff yang mudah. Tapi sejujurnya, saya pikir Benfica tidak bahagia (datang ke Sukru Saracoglu Stadium),” ucap Mou, dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: 80 Tim Ikuti Kompetisi Liga PSSI Kota Tangerang
Benfica datang dengan persiapan optimal, usai menang atas Nice dengan skor agregat 4-0. Salah satu wakil Portugal ini menunjukkan konsistensi. Sejauh ini mereka berhasil meraih kemenangan di semua pertandingan awal musim tanpa kebobolan.
Pelatih Bruno Lage memberikan pujian terhadap determinasi dan agresivitas tim. Benfica berhasil mempertahankan rekor sempurna dengan 4 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Dari segi pengalaman di kompetisi Eropa, Benfica punya keunggulan dengan menembus hingga babak 16 besar di UCL musim lalu. Sementara Fenerbahce terakhir bermain di fase grup Liga Champions pada musim 2008/2009 silam. (dm)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
FENERBAHCE (3-4-1-2): İrfan Can Eğribayat (GK); Mert Müldür, Milan Škriniar, Jayden Oosterwolde; Nélson Semedo, Fred, Sofyan Amrabat, Alexander Brown; Sebastian Szymański; Jhon Durán, Youssef En-Nesyri
Pelatih: Jose Mourinho
BENFICA (4-4-2): Anatolii Trubin (GK); Amar Dedić, António Silva, Nicolás Otamendi, Samuel Dahl; Fredrik Aursnes, Richard Ríos, Enzo Barrenechea, Andreas Schjelderup; Franjo Ivanović, Vangelis Pavlidis
Pelatih: Bruno Lage
Baca Juga: Xabi Alonso Manajer Baru Chelsea
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
FENERBAHCE (3-4-1-2): İrfan Can Eğribayat (GK); Mert Müldür, Milan Škriniar, Jayden Oosterwolde; Nélson Semedo, Fred, Sofyan Amrabat, Alexander Brown; Sebastian Szymański; Jhon Durán, Youssef En-Nesyri
Pelatih: Jose Mourinho
BENFICA (4-4-2): Anatolii Trubin (GK); Amar Dedić, António Silva, Nicolás Otamendi, Samuel Dahl; Fredrik Aursnes, Richard Ríos, Enzo Barrenechea, Andreas Schjelderup; Franjo Ivanović, Vangelis Pavlidis
Pelatih: Bruno Lage
