SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin sulit dibendung, generasi muda dituntut memiliki karakter kuat, mental tangguh, serta wawasan kebangsaan yang kokoh. Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat membuka Kemah Bakti Pelajar Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di GSG Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Curug, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang tersebut diikuti 80 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Intan mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Berbagai pengaruh negatif dapat dengan mudah masuk melalui beragam platform digital. Karena itu, penguatan karakter dan ketahanan mental sejak usia sekolah menjadi hal yang sangat penting agar generasi muda tidak kehilangan jati diri dan melupakan nilai-nilai luhur ideologi bangsa.
“Anak-anak muda saat ini hidup di era digital yang penuh tantangan. Karena itu, penting bagi kita untuk terus memperkuat karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun mental yang tangguh agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ungkap Wabup Intan.
Menurutnya, Kemah Bakti Pelajar merupakan sarana penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi. Generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan daerah dan negara, sehingga pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan positif.
“Kegiatan pembinaan kepemudaan ke depan harus terus diperkuat dengan melibatkan berbagai pihak, seperti psikolog pendidikan, tenaga kesehatan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN), guna memberikan edukasi yang lebih komprehensif mengenai berbagai isu yang dihadapi remaja saat ini,” ujarnya.
Baca Juga: Gandeng RS Harapan Kita, Pemkab Tangerang Siapkan Klinik Jantung di Tigaraksa
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mental dan kemampuan menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Para pelajar diharapkan mampu menyikapi setiap tantangan dengan bijak, terbuka, dan tidak terburu-buru mengambil keputusan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Setiap orang pasti menghadapi tantangan dan kesulitan. Karena itu, jangan pernah ragu untuk bercerita kepada orang tua, guru, teman maupun pihak yang dapat membantu ketika menghadapi masalah,” tandasnya.
Selain itu, Intan mengajak para peserta untuk melestarikan permainan tradisional dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai secara berlebihan. Menurutnya, aktivitas fisik dan permainan tradisional dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk memperkuat kerja sama, sportivitas, kreativitas, serta interaksi sosial antarpelajar.
“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan persaudaraan antar pelajar. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, bertukar pengalaman, membangun jejaring pertemanan, dan mengembangkan potensi diri,” imbuhnya.
Ia berharap Kemah Bakti Pelajar dapat menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda Kabupaten Tangerang. Melalui kegiatan tersebut, peserta akan mendapatkan berbagai materi dan pengalaman yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan, karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan jadikan pengalaman yang didapat sebagai bekal untuk menjadi generasi yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mudah-mudahan tahun depan jumlahnya dapat bertambah sehingga semakin banyak generasi muda Kabupaten Tangerang yang mendapatkan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan,” harapnya.
Baca Juga: Eksekusi Lahan di Cisoka Tangerang Memanas, Anak Abah Kasudin Blokir Ekskavator dengan Sajadah
Menutup arahannya, Intan memberikan pesan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta agar terus belajar, berkarya, dan berprestasi. Ia juga mengingatkan para pelajar untuk menjaga nama baik keluarga dan sekolah, serta mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
“Teruslah belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadilah generasi muda yang membanggakan orang tua, sekolah, daerah, serta bangsa Indonesia. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa Kabupaten Tangerang dan Indonesia menjadi lebih maju,” pungkasnya. (aditya)
