SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Polisi memastikan, pria yang pegang benda menyerupai senjata api (senpi) sembari bersembunyi di balik tembok di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa waktu lalu merupakan orang dengan ganggu jiwa (ODGJ).
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq. Ia menyampaikan bahwa keterangan itu berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar.
“Jadi kata warga, kaya orang main perang-perangan. Terus dia jalan ke Gaplek,” ujar Bambang dalam keterangan yang diterima, Kamis (13/8).
Bambang melanjutkan, benda menyerupai pistol pun menurut warga diduga pistol mainan yang terbuat dari plastik. Jenisnya tembakan berwarna hijau yang sering dipakai anak kecil kalau bermain.
“Warga tidak ada yang kenal, ditanya ke pak RT setempat juga enggak kenal. Itu pistol mainan, dilihat warga pas ada di situ,” katanya.
Kapolsek pun mengimbau kepada warganya di Ciputat dan Ciputat Timur, agar tetap tenang dan tidak perlu panik. Polisi menjamin kemanan dan ketenangan warga, serta jangan mudah terprovokasi isu atau berita hoax.
“Terpenting bijak dalam berselancar di dunia maya. Karena medsos itu bukan ranah privat, tapi ranah publik yang harus hati-hati dan waspada,” sebutnya.
Baca Juga: Pengadilan Agama Tigaraksa Catat 52 Pernikahan Anak
Seperti diketahui, media sosial dihebohkan dengan seorang laki-laki yang mengenakan topi, seperti memegang pistol dan mengintip di balik tembok, di Jalan RE Martadinata, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Video tersebut direkam dari dalam mobil pengguna jalan. Dimana saat itu, posisi jalan tengah ramai lalu lintas. Sementara pria bertopi itu seperti berpose mindik, kedua tangannya memegang pistol, bersembunyi di balik tembok putih, seperti mengincar sesuatu di balik tembok.
Diberitakan sebelumnya, polisi menyelidiki video viral di media sosial (medaos) yang memperlihatkan seorang pria diduga membawa benda menyerupai senjata api (senpi) di sekitar Jalan Raya Parung-Ciputat, dekat Flyover Gaplek arah Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan investigasi awal terkait rekaman yang beredar di media sosial tersebut.
“Dari Polres Tangerang Selatan sudah kita cek, kita lakukan upaya investigasi, nanti masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, Rabu (12/8/2026). (eko)

















