SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sistem pembayaran moda transportasi umum di Kota Tangerang terus diperluas. Usai menggadeng PT KCI dengan sistem pembayaran kartu multi trip (KMT), kini pengguna Trans Tangerang Ayo (Tayo) juga bisa menggunakan QRIS Tap untuk membayar ongkos.
Rabu (20/8/2025) dilakukan launching QRIS Tap yang dilaksanakan oleh PT Tangerang Nusantara Global (TNG) dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten di Hotel Novotel, Kota Tangerang. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Wakil Wali kota Tangerang Maryono Hasan, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten Ameriza M Moesa, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely, Komisaris PT TNG yang juga Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugi Handayani serta Direktur PT TNG Muhammad Rijal.
Dalam kesempatan itu Maryono menyampaikan, penerapan sistem pembayaran menggunakan metode QRIS Tap pada transportasi publik di Kota Tangerang merupakan yang pertama di Banten. “Kemudahan pelayanan publik di Kota Tangerang terus dilakukan dengan cara menciptakan terobosan, termasuk dalam pelayanan transportasi umum sehingga masyarakat dengan mudah menggunakan QRIS Tap dalam melakukan pembayaran,” ujar Maryono usai launching. Sesuai dengan namanya, sistem QRIS Tap tidak dengan cara scan melainkan cukup dilakukan dengan tap.
Dia juga menyebutkan langkah ini sesuai dengan perkembangan zaman. Maka inovasi dalam pelayanan publik ujarnya merupakan keharusan, termasuk dengan sistem pembayaran nontunai. “Untuk jumlah bus yang melayani sistem pembayaran QRIS Tap ada sebanyak 40 unit,” jelasnya.
Karena itu dirinya berharap agar PT TNG terus berkoborasi dan berinovasi agar kemudahan pelayanan public. Sebab hal itu bakal berdampak pada potensi pendapatan daerah yang bisa dimaksimalkan. “Selain itu, masyarakat juga dapat merasakan layanan makin baik dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya dapat ditingkatkan,” pungkasnya.
Sementara Direktur PT TNG Muhammad Rijal mengatakan, QRIS Tap berlaku untuk semua bus Tayo dan Sibenteng. “Jadi kita punya 40 bus Tayo dan 80 Sibenteng, ini sebenarnya kita sudah punya tap bayar melalui TOB (Tap on Bus). Kemarin kita juga sudah launching KMT (Kartu Multi Trip) dan sekarang kita launching QRIS Tap, di mana ini merupakan percepatan digitalisasi pembayaran,” jelasnya.
Baca Juga: Naik BRT Tayo dan Angkot Si Benteng Cuma Rp81, Ini Waktunya
Dia mengharapkan melalui digitalisasi pembayaran, maka sistem tunai diharapkan dapat dialihkan secara cashless meski memang membutuhkan waktu. “Kita pelan-pelan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memang tidak dipungkiri, sekitar 10 hingga 15 persen masyarakat Kota Tangerang masih menggunakan cash, dan itu menjadi tugas kami untuk melakukan pemahaman kepada masyarakat terkait pembayaran non tunai,”jelasnya. Disinggung adakah rencana kerja sama lagi dengan pihak lain mengenai sistem pembayaran, Rijal menambahkan bahwa hal itu menjadi keharusan. “Itu sudah pasti, karena bicara teknologi tidak akan sampai di sini saja, karena pasti akan terus akan ada inovasi ke depannya, terutama dalam hal mempercepat akses pembayaran dan lain sebagainya,” pungkas mantan anggota DPRD Kota Tangerang ini. (made)
























