SATELITNEWS.COM, TANGERANG—PDI Perjuangan melakukan konsolidasi internal pasca Pemilu 2024. Proses tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang disiapkan untuk menghadapi agenda politik jangka panjang, termasuk Pilkada, Pileg, hingga Pemilu 2029.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo, menegaskan bahwa konsolidasi dimulai dari tingkat paling bawah, yakni Pengurus Anak Cabang (PAC), yang saat ini tengah menggelar pleno di 13 kecamatan. Dari pleno tersebut, PAC mengusulkan nama-nama calon Ketua DPC dan calon Ketua DPD periode 2025–2030.
“Pleno PAC hari ini menjadi titik awal. Usulan nama-nama calon ketua baik di tingkat cabang maupun daerah lahir dari bawah, murni dari aspirasi akar rumput. Tahapan ini kami targetkan selesai pada akhir bulan Agustus secara serentak di seluruh kecamatan,” ujar Gatot saat ditemui di Kantor DPRD, Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, pleno PAC yang berlangsung sejak pekan ini dimulai dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yakno Tangerang–Karawaci. Setelah itu, pleno akan berlanjut ke kecamatan lain hingga tuntas di 13 wilayah. Usulan tersebut selanjutnya akan dibawa ke rapat pleno DPC, diteruskan ke DPD, hingga akhirnya sampai ke meja Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Prosesnya berjenjang. PAC dulu mengusulkan nama, kemudian dibahas dalam pleno DPC. DPC juga mengusulkan calon ketua DPD. Setelah itu, barulah di tingkat DPD dan DPP dilakukan fit and proper test, wawancara, serta penyaringan,” tambah Gatot.
Ia memperkirakan, setelah pleno PAC rampung pada akhir Agustus, pleno DPC akan dilaksanakan secara serentak. “Kemungkinan pertengahan atau akhir September kita masuk ke Konferda. Setelah Konferda, baru giliran Konfercab. Jadi tahapannya jelas, dari bawah ke atas, semua aspirasi berasal dari akar rumput,” jelasnya.
Lebih jauh, Gatot menekankan bahwa pasca Pemilu 2024, fokus utama DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang adalah konsolidasi dan restrukturisasi organisasi. Bagi Gatot, momentum ini adalah saat yang tepat untuk merapikan kepengurusan di seluruh tingkatan.
“Kita benahi kepengurusan dari anak ranting, ranting, PAC, hingga DPC. Ada kader yang sudah wafat, ada yang pindah domisili, semua itu perlu pembaruan. Regenerasi adalah keniscayaan, dan itu terjadi secara alami. Suaranya tetap dari bawah, karena prinsip kita adalah aspirasi kader akar rumput,” kata Gatot.
Menurutnya, DPC Kota Tangerang ingin memastikan seluruh struktur partai siap menghadapi agenda besar ke depan. “Akhir bulan ini prioritas kami menyelesaikan pleno PAC. Setelah itu kita konsentrasi menyelesaikan tahapan berikutnya agar struktur organisasi lebih solid,” tegasnya.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Hendri Zen, menegaskan bahwa mekanisme konsolidasi yang berjalan saat ini berbeda dengan sistem pemilihan langsung. Menurutnya, PDIP menggunakan mekanisme penyaringan untuk memastikan hanya kader terbaik yang bisa dipertimbangkan menduduki posisi strategis. (mg01)