SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Rumah Menteri Keuangan, Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan pengamanan ketat dari puluhan personel TNI, pada Minggu (31/8/2025).
Pengamanan dilakukan pasca adanya aksi penjarahan yang terjadi pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Rupanya, terdapat penjarahan kedua sekitar pukul 03.30 WIB.
Pantauan di lokasi, portal besi menuju rumah Sri Mulyani telah ditutup. Awak media dan orang asing hanya bisa menengok dari jarak yang cukup jauh.
Dari titik portal tersebut, rumah Sri Mulyani kurang lebih berjarak 80 meter. Selain awak media yang hendak meliput, puluhan warga yang melintas banyak yang menonton hingga berswafoto. Sesekali kendaraan roda empat keluar masuk dari dalam kawasan itu.
Salah satu saksi mata Freddy (24) mengatakan bahwa para pelaku penjarahan awalnya berkumpul didepan perumahan tersebut. Dirinya yang melintas awalnya menduga sedang ada keributan.
“Massa di depan itu sudah banyak gitu. Di intermedia jam 11 malam. Saya lewat jam 11 malam, kebetulan baru pulang dari pasar malam kan. Terus saya kirain di depan ada keramaian takutnya kan ada yang digebukin atau maling,” uujarnya di lokasi.
Baca Juga: Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Freddy melanjutkan, dirinya yang penasaran akhirnya mengamati situasi itu dari kejauhan. Sontak ia pun terkejut ketika adanya massa yang membawa sepatu, kasur, hingga kursi dari dalam rumah tersebut.
“Ada yang diambil itu sepatu, habis itu ada yang bawa kursi juga. Tapi kalau untuk ngambil barang-barang elektronik seperti yang lainnya, TV atau lainnya, saya kurang tahu ya, kurang tahu pastinya itu seperti apa. Tapi kalau yang sepatu, kursi, gitu-gitu saya ngeliat,” katanya.
Kata Freddy, aksi penjarahan memang terjadi dua kali. Namun ia mengaku tidak menyaksikan kali kedua lantaran waktunya terjadi dini hari.
“Tapi saya yang gelombang kedua saya nggak ngeliat sama sekali. Kalau yang gelombang pertama yang jam 11 saya ngeliat itu depan mata saya. Kan dari sini ke intermedia kelihatan jelas. Terus ada yang bakar ban juga, jam 11.45 saya pulang,” jelasnya. (eko)
























