SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Insiden ledakan yang terjadi di Jalan Talas II RT 03 RW 01 Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebabkan satu keluarga mengalami luka bakar hingga 90 persen. Saat ini, para korban masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Regu Satuan Tugas Penanganan Bencana Kota angsel, Dian Wiryawan mengatakan sebanyak tujuh orang menjadi korban akibat ledakan gas 12 Kg tersebut.
Berdasarkan informasi, korban ledakan atas nama Agus (46) mengalami luka bakar hingga 100 persen pada tubuhnya. Saat ini, Agus tengah dirawat intensif di RS Tarakan, Jakarta. Sementara, Rini Andriani (39) istri Agus mengalami luka bakar 70 persen dan mendapatkan perawatan di RS Hermina Ciputat.
“Kedua anak mereka turut mengalami mendapatkan perawatan yakni Riski Raditia Pratama (18) dengan luka bakar 12 persen dan Intan (1,5) mengalami luka lecet pada jari tengah tangan sebelah kiri,” ujar Dian dalam keterangannya, Minggu (14/9) 2025).
Kata Dian, Riski dirawat di RS Hermina Ciputat, sedangkan Intan sudah diperbolehkan pulang dan menjalani perawatan rawat jalan di RS UIN Jakarta. Dirinya melanjutkan, tiga korban lainnya mengalami memar dikepala dan trauma diantaranya Taslimah (84), Sangat (48), dan Emilia (35).
Dari ketujuh korban tersebut, empat orang telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan. Sementara tiga korban lainnya, termasuk Agus yang mengalami luka bakar paling parah, masih dalam perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda.
Baca Juga: U-Turn Rawabuntu Mulai Diuji Coba, Titik Bisa Berubah Tergantung Hasil Evaluasi 3 Hari
Wakil Direktur Medis RS Hermina Ciputat Intan Nurhayati menyampaikan bahwa Agus telah mengalami komplikasi. Dimana, tanda vitalnya telah memperlihatkan adanya perubahan drastis sehingga dirujuk ke RS Tarakan.
“Seperti tensinya sudah mulai tinggi, laju nafasnya sudah mulai tinggi, lalu nadinya sudah tinggi, mungkin secepatnya membutuhkan penanganan operasi, dilakukan perawatan ICU oleh dokter anastesi, karena ada beberapa luka di badannya yg harus dilakukan pembersihan. 100 persen luka bakarnya dengan drajat 2B,” katanya.
Intan menuturkan, untuk keluarga Agus yakni Rini dan Riski menunjukkan adanya peningkatan kondisi. Bahkan, dari keduanya tidak ditemukan adanya tanda-tanda infeksi pada luka mereka.
“Kalau pasien yang 2 ini kondisinya alhamdulillah kondisinya baik sekali. Memang sudah mulai demam ibunya. Tapi tensi baik, lalu sadar penuh, masih kontaknya baik. Kalau anaknya yang umur 18 tahun juga kondisinya baik, cenderung terlihat tidak adanya infeksi saat ini,” jelasnya.
Intan merinci, luka bakar Rini berada di daerah bokong, paha bagian depan hingga paha belakang sampai kebagian telapak kaki kanan dan kiri.
“Kalau anaknya itu di kaki kanan, kaki kiri, tangan, kemudian di dahi, dada sama perutnya presentase anaknya 12 persen tapi drajatnya 2B. Luka bakar, luka terbuka ada lapisan kulit yang kelupas hingga terlihat warna pink, nyeri banget, kotor, karena ada debu, ada reruntuhan, ada gosong juga. Jadi kulitnya itu terkelupas bukan cuma lecet saja, tapi sudah di bawah lapisannya lagi,” pungkasnya.
Baca Juga: Menteri PPPA Kecam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Siswa di Tangsel
Diberitakan sebelumnya, suara ledakan keras mengejutkan warga Jalan Cabe Ilir II RT 03 RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat (12/09/2025) sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur lelap. (eko)



















