SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, memberikan peringatan keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Ia menegaskan, program yang diajukan tidak boleh sekadar menyalin dari tahun sebelumnya tanpa inovasi nyata. “Awal Oktober nanti APBD Perubahan segera disahkan. Saya minta perangkat daerah menyiapkan program yang bukan sekadar formalitas atau copy paste, tetapi menghadirkan terobosan baru yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Herman saat menjadi pembina apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang, Senin (22/9/2025).
Herman menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak akan berjalan jika ASN hanya bekerja rutin tanpa ide segar. Kolaborasi dengan masyarakat, kreativitas, dan keberanian mencari solusi menjadi kunci pelayanan publik yang lebih berkualitas. “Reformasi birokrasi membutuhkan ASN yang gesit, kreatif, komunikatif, dan adaptif terhadap kebutuhan warga. Jangan hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus berpikir solutif,” ujarnya.
Selain menyoroti APBD, Herman juga menyampaikan kondisi inflasi di Kota Tangerang yang terkendali berkat program pangan murah di 13 kecamatan. Namun ia kembali menekankan, keberhasilan tersebut harus diperkuat dengan program-program lain yang relevan dan berdampak langsung pada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Sekda turut menyerahkan hasil gerakan Sedekah Sampah kepada Baznas Kota Tangerang. Dari kegiatan yang digelar dalam rangka World Cleanup Day, terkumpul 8,9 ton sampah dengan nilai ekonomis Rp25 juta.
Dana itu sepenuhnya disalurkan untuk membantu rakyat Palestina. “Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Gerakan ini bukan hanya soal mengurangi sampah, tetapi juga solidaritas kemanusiaan,” ungkap Herman. (made)
Baca Juga: Kemenkeu Kucurkan Bantuan Bagi 490 Daerah, Ini Respons Pemkot Tangerang
























