SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Tangerang pada Senin (29/9) sore, menyebabkan delapan pohon besar tumbang di empat kecamatan. Insiden ini tak hanya memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan, tetapi juga merusak tiga unit rumah warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, membenarkan bahwa cuaca ekstrem menjadi pemicu utama tumbangnya pohon-pohon di pinggir jalan.
“Hari ini ada delapan pohon yang tumbang, akibat hujan deras disertai angin kencang,” kata Achmad Taufik kepada Satelit News, Senin (29/9).
Kedelapan pohon tumbang tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Curug, Panongan, dan Cikupa.
Di Kecamatan Cikupa, dua titik terdampak, salah satunya menutupi sebagian Jalan Raya Serang KM 13,8 di Desa Sukadamai dan Jalan Cerewed. Sementara di Kecamatan Curug, ada tiga lokasi kejadian, termasuk di Kawasan Manis, Kampung Binong, dan Jalan Kitri Bakti.
Dua titik tumbang lainnya berada di Kecamatan Kelapa Dua, tepatnya di Jalan Puntatular, Kelurahan Bencongan Indah, dan Bencongan depan Aria Duta. Terakhir, satu pohon tumbang tercatat di Panongan, dekat Hotel Sukhoi.
Baca Juga: Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
Taufik merinci, selain menutupi jalan, pohon tumbang juga menimpa tiga unit rumah warga di Kecamatan Curug dan Kelapa Dua. Rumah yang tertimpa berada di Kampung Binong, Curug; serta dua lokasi di Kelurahan Bencongan Indah dan Bencongan, Kelapa Dua.
BPBD: Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Material Cukup Besar
Taufik memastikan, meskipun insiden ini menyebabkan kerusakan material, tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka yang dilaporkan. Namun, ia memperkirakan kerugian material yang dialami oleh ketiga pemilik rumah cukup besar.
“Tim BPBD Kabupaten Tangerang sedang melakukan evakuasi dan membantu pemilik rumah untuk membersihkan puing-puing, akibat tertimpa pohon,” jelas Taufik.
Menyikapi intensitas hujan dan angin kencang, BPBD mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada di musim penghujan ini.
“Kepada masyarakat, ketika di jalan dan hujan, diimbau jangan berteduh di bawah pohon, karena dikhawatirkan tertimpa pohon,” tutup Taufik. (alfian/aditya)
Baca Juga: 48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan
























