SATELITNEWS.COM, LEBAK—Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak untuk memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) Jalan Sunan Kalijaga dan Tirtayasa ke Pasar Semi, di Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung diklaim bakal terwujud. Para pedagang di badan jalan itu direncanakan direlokasi paling telat November 2025.
Untuk memastikan kesiapan sarana pendukung di Pasar Semi Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah beserta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) kembali melakukan peninjauan terhadap pasar yang mendapat suntikan dana CSR dari Bank Banten tersebut.
“Kan sudah 6 sampai 7 bulan rapat dengan pedagang, diambil kesimpulan pedagang pada prinsipnya mau dipindahkan ke sini (pasar semi) asal fasilitas disiapkan. Perbaikan dranase sudah, untuk pedagang ikan dan ayam. Kemudian meja juga kita siapkan, gratis semua pedagang dapat,” kata Amir di Pasar Semi, Selasa (30/9/2025).
Amir juga memastikan setelah melihat kesiapan dengan dukungan dari Bank Banten untuk sarana penunjang PKL dirinya optimis relokasi dilakukan paling telat di November. “Kita memindahkan pedagang setelah meja selesai infrastruktur selesai, mudah-mudahan paling telat November awal. Sosialisasi sekarang bukan lagi mengumpulkan pedagang melainkan langsung ke pedagang,” katanya.
Amir pun mengklaim bahwa PKL yang telah diundangnya untuk hadir ke ruangan kerjanya merupakan PKL yang setuju di relokasi ke Pasar Semi. “Kalau saya undang semuanya setuju kalau enggak yang datang enggak tahu, setelah mendapat penjelasan mereka setuju. Sejauh ini yang mengahalangi belum ada, karena saya niatnya baik,”imbuhnya.
Amir menjelaskan, pemerintah daerah diakhir tahun ini sudah tidak memiliki anggaran untuk menyiapkan sarana pendukung di Pasar Semi. Dengan dana CRS dari Bank Banten maka relokasi dipastikan tidak akan meleset lagi. “Anggaran sendiri kita dapat CSR dari Bank Banten (untuk meja), karena emang anggaran kita tidak ada di akhir tahun,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Lebak Percepat Langkah Garap Eks HGU PTPN
Pasar Semi direncanakan bakal menampung sebanyak 823 PKL yang berada di Jalan Sunan Kalijaga dan Tirtasaya. Sementara untuk kebutuhan lahan Amir menyebut sekitar 1.134 meter. “Untuk kebutuhan 1.134 meter untuk menampung buat 823 pedagang. Sementara kita baru dapat bantuan 351 juta dari Bank Banten,” terangnya. “Nanti pak Kadishub merekayasa lalulintas supaya pembeli ini mudah belanja kesini. Bagaimana para pembeli mudah belanja kesini,” tandasnya. (mulyana)
























