SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Untuk menjamin keamanan program MBG dan mencegah keracunan, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, akan memanggil seluruh pengelola SPPG dan BGN yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Insya Allah, Senin (6/10) nanti, kami akan mengundang seluruh ketua yayasan, koordinator, korwil SPPG, dan penanggung jawab yayasan. Hal itu, salah satu upaya menciptakan keseragaman dalam menjalankan program MBG, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adanya keracunan,” kata Bupati Tangerang kepada Satelit News, Kamis (2/10).
Pemanggilan ini bertujuan untuk evaluasi dan pembenahan, dalam penyaluran program MBG ke penerima manfaat, agar berjalan prosedural dan aman. Bupati menegaskan, meskipun sejauh ini program MBG di Kabupaten Tangerang sudah berjalan cukup baik, langkah antisipasi tetap perlu dilakukan.
“Yang kita rasakan sekarang ini sudah cukup baik MBG di Kabupaten Tangerang, mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita semua,” katanya.
Selain pihak SPPG dan BGN, evaluasi juga akan melibatkan pihak penerima manfaat, khususnya perwakilan sekolah, baik itu SD, SMP, PGRI, maupun pondok pesantren.
Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya konsistensi menjaga kualitas makanan. Program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini harus disukseskan, karena dinilai bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat.
“Pendirian SPPG program MBG ini harus kita sukseskan, karena ini bermanfaat bagi anak kita, bermanfaat bagi masyarakat kita untuk mendapatkan MBG sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan,” ungkapnya.
Berdasarkan pengecekan lapangan, Bupati memastikan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Tangerang berjalan aman dan beberapa SPPG telah mengikuti prosedur dan standar BGN.
“SPPG Yayasan Amal Salam Pancasila ini betul-betul telah melaksanakan standarisasi dari tempat yang dijadikan sebagai dapur yang baik,” kata Rudi Maesyal, sapaan akrab Bupati. (alfian/aditya)