SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Sebanyak 12 rumah yang mengalami kerusakan ringan akibat ledakan tabung gas elpiji di Jalan Talas RT 003 RW 01, Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya selesai diperbaiki. Delapan unit rumah lainnya yang rusak berat sedang dikebut pengerjaannya.
“Perbaikan 12 rumah kategori rusak ringan sudah selesai semua,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Tangsel, Aries Kurniawan, pada Selasa (14/10).
Aries menjelaskan, peristiwa ledakan yang terjadi pada Jumat, 12 September 2025 lalu itu mengakibatkan 20 rumah mengalami rusak ringan, sedang hingga berat. Ia menargetkan seluruhnya rampung pada pertengahan bulan November.
“Ditargetkan rampung pada awal hingga pertengahan November 2025 mendatang,” jelasnya.
Aries melanjutkan, pekerjaan renovasi rumah warga yang rusak ringan dimulai sejak 19 September dan selesai 1 Oktober 2025 kemarin. Ia merinci, 12 rumah masuk kategori kerusakan ringan, 3 rumah rusak sedang, 4 rumah rusak berat dan 1 rumah dinyatakan tidak layak huni.
Menurutnya, penanganan untuk rumah rusak ringan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Baznas Tangsel. Sedangkan rumah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat ditangani langsung oleh Disperkimta dengan pelaksana lapangan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).
Baca Juga: Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Aries menyebutkan waktu pengerjaan untuk rumah kategori rusak berat rata-rata membutuhkan 25 hingga 30 hari kerja.
“Pemerintah berkomitmen menuntaskan semua rumah terdampak tanpa terkecuali. Kami ingin memastikan semua warga korban ledakan bisa kembali memiliki hunian yang layak, aman, dan nyaman,” tegas Aries.
Sejumlah rumah yang telah selesai diperbaiki meliputi milik Nurharidiansyah, Basirin, Jamaludin, Syahroni, Muronah, Agung, Hartini, Asmawi, Ukar, Cahdiyat, Surdianta, dan Kunaryo. Perbaikan yang dilakukan meliputi bagian atap, talang, plafon, dinding retak, plesteran, hingga pengecatan, sehingga rumah kembali berdiri dalam kondisi layak huni.
Sementara itu, bagi warga yang rumahnya masih dalam tahap pengerjaan, sementara waktu tinggal di tempat kontrakan. Setelah pengerjaan selesai, mereka bisa langsung menempati rumah masing-masing.
“Setelah selesai nanti, mereka bisa kembali menempati rumahnya masing-masing. Kami juga sedang menyiapkan opsi serah terima secara bertahap sesuai arahan pimpinan. Yang terpenting, warga bisa kembali hidup dengan tenang di lingkungan mereka. Peristiwa ini jadi pengingat bahwa kolaborasi sangat penting dalam penanganan pascabencana” ungkapnya.
Bagi warga, rampungnya perbaikan rumah menjadi kabar menggembirakan setelah beberapa pekan harus bertahan dengan kondisi darurat. Kunaryo, salah satu penerima bantuan perbaikan, mengaku bersyukur atas perhatian Pemkot Tangsel.
Baca Juga: 329 Unit Rumah di Tangsel Selesai Diperbaiki, Benyamin Davnie Berharap Jumlah Penerima Meningkat
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkot Tangsel, Baznas, dan Perkim yang sudah membantu memperbaiki rumah kami. Setelah kejadian itu kondisi rumah benar-benar memprihatinkan, tapi sekarang sudah kembali bisa ditempati. Semoga semua yang terlibat mendapat balasan kebaikan,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, suara ledakan keras mengejutkan warga Jalan Talas II RT 03 RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat (12/09/2025) sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur lelap. (eko)


















