SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Nasib nahas dialami seorang ibu muda berinisial D (34) warga Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). D menjadi korban penganiayaan oleh suami sirinya hingga mengalami luka-luka.
D menuturkan, penganiayaan bermula ketika dirinya dan sang suami cekcok soal uang saat sedang berboncengan sepeda motor menuju rumahnya, pada Minggu (19/10/2025). Akhirnya, D memutuskan untuk turun dari sepeda motor.
Dirinya mengatakan bahwa setelah turun dari motor, D sempat dikejar oleh suaminya untuk diajak pulang bersama. Tetapi, D menolak sehingga membuat sang suami kesal dan langsung mendorongnya.
“Dia teriak ‘ayo naik’ tapi saya jalan aja, eh dia turun dari motor dorong saya sampe jatuh kena trotoar saya lihat kepala saya berdarah akhirnya saya pulang sama dia,” ucap D saat dijumpai di rumahnya, Senin (20/10).
Akibatnya terjatuh, D mengalami luka robek dibagian kepala dan lecet dibagian tangan karena menghantam trotoar jalan. Menurutnya, sejak setahun belakangan ia dan suami sering cekcok masalah ekonomi, namun baru kali ini dirinya mengalami kekerasan fisik hingga mengalami luka robek di kepala.
“Kalau diluar sering banget dia mah ngomong begitu ngata-ngatain saya. Iya kalo omongan mah saya pikir timbang omongan doang. Baru ini kekerasan fisiknya,” jelasnya.
Baca Juga: Polsek Serpong Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas di Wilayah
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Serpong AKP Joko membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, korban pun telah melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Serpong.
“Iya benar telah terjadi Penganiayaan terhadap seorang ibu muda, korban pun sudah melapor ke Polsek Serpong,” ucapnya.
Ketika ditanya lebih jauh soal kasus penganiayaan tersebut, Joko enggan merinci lantaran pihak kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. “Saat ini kami sedang melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku,” pungkasnya. (eko)
