SATELITNEWS.COM, SERANG – Sebanyak 28 warga di Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, direlokasi dari zona merah radiasi Cesium-137, Minggu (26/10/2025). Relokasi sementara tahap II ini, dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat petugas melakukan dekontaminasi.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani mengatakan, proses relokasi berjalan dengan baik, karena masyarakat terdampak radioaktif sangat kooperatif dan sangat mendukung kegiatan relokasi.
“Saya sampaikan secara khusus kami sangat mengapresiasi masyarakat, mereka sangat mendukung kegiatan relokasi sementara, tidak ada penolakan,” ujar Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan, Hidup, Rasio Ridho Sani.
Rasio menuturkan, sebelum ditempatkan di tempat relokasi, warga terlebih dahulu dilakukan oengecekan kesehatan di Puskesmas Cikande.
Jika ditemukan ada warga yang terpapar, petugas kesehatan akan dilakukan penanganan lebih lanjut, dengan pengobatan sesuai Standar operasional Prosedur yang dimiliki Kemenkes.
“Hari ini kita melakukan kegiatan relokasi sementara, di lokasi E terhadap 28 jiwa atau 8 keluarga. Tadi kita sudah meminta masyarakat, masyarakat sudah bersedia di relokasi sementara,” tuturnya.
Kata Rasio, warga akan tinggal sementara di tempat relokasi yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Serang, yang lokasinya tidak begitu jauh.
Relokasi juga, sebelumnya telah dilakukan pada tahap pertama kepada 64 jiwa dari 19 kepala keluarga yang berada di zona merah sebelumnya telah berjalan sukses.
“Langkah-langkah relokasi sementara ini penting kita lakukan untuk mempercepat upaya kita melakukan dekontaminasi,” kata dia.
Rasio berharap, proses dekontaminasi, pengangkutan material, dan pemulihan di tempat tinggal mereka berjalan dengan cepat dan juga masyarakatnya dapat pastikan keselamatan dan keamanannya.
“Mereka tidak lagi berada di sana, akan memudahkan para tugas yang bekerja di lapangan. Ini langkah-langkah kita lakukan,” ujarnya.
Wakil Bupati Serang, M. Najib Hamas mengatakan, selain melakukan relokasi terhadap warga terdampak, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Serang juga telah memikirkan keperluan sehari hari, untuk masyarakat tersebut.
“Intinya adalah, masyarakat agar dibuat nyaman, kebutuhan hidup kita bantu, InsyaAllah, maksimal selama satu bulan mereka akan kembali ke tempat tinggalnya,” ujarnya.
Plt Kepala Puskesmas Cikande, Wahyu Suargi mengatakan, pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak radiokatif antara lain meliputi cek darah lengkap, pemeriksaan fisik, tinggi badan, berat badan, lingkar perut dan lain sebagainya.
“Hasilnya satu hari selesai, setelah itu kalau ada yang ditindaklanjuti ke BRIN nanti kita antar ke BRIN,” ujarnya.
Wahyu mengungkapkan, dari 64 orang warga yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis, sebelumnya pada tahap pertama ada sebanyak 4 orang yang dikirim ke BRIN.
“Yang 4 ini, ada anak-anak, ada karyawan, ada orang tua juga,” tuturnya.
Wahyu menjelaskan, masyarakat yang terdampak radioaktif ini memang rata-rata tidak ada keluhan. Hanya memang yang dilihat jumlah level radioaktif yang ada dalam darah.
“Jadi kalau ada yang dicurigai dibawah ambang batas (dicurigai terpapar radiokatif,red) dikirim ke Serpong, kita antar kesana, tapi orangnya sekarang sudah kembali,” pungkasnya. (sidik)