SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Intensitas hujan tinggi disertai angin kencang, yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang, mengakibatkan sebuah rumah milik seorang wanita Lanjut Usia (Lansia), Iyat, warga Kampung Pasirkadu RT 001 RW 001, Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang,ambruk.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, Selasa (18/11/2025). Dan pemilik rumah sedang berada di dalam rumah, beruntung selamat dari reruntuhan atap rumahnya yang ambruk.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, langsung bergegas menuju lokasi dan membantu menyelamatkan pemilik rumah yang sudah lansia, ke tempat yang lebih aman.
Diketahui, pemilik rumah masih syok atas musibah yang menimpanya. Dengan demikian, dibutuhkan bantuan pemeriksaan medis atau kesehatan dari pihak terkait.
Anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Pasirkadu, Juhanta menyampaikan, pihaknya sudah meninjau lokasi dan melakukan assessment sekaligus pendataan.
“Kejadian ini sudah kami laporkan ke Ketua KSB Sukaresmi untuk ditindaklanjuti,” kata Juhanta, Selasa (18/11/2025).
Baca Juga: Jasad Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang Dipastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
Ketua KSB Kecamatan Sukaresmi, Yoki Fardiansyah mengatakan, atas laporan yang diterimanya itu, ia juga bergegas menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Selain bagian atap belakang rumah yang ambruk, juga beberapa peralatan dapur dan perabot rumah banyak yang rusak,” ujar Yoki.
Menurutnya, peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke aparatur desa dan kecamatan, ke Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Bupati Pandeglang, Asda 1 Kabupaten Pandeglang, Asda 2 Kabupaten Pandeglang, Kalak BPBD Kabupaten Pandeglang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Kapolsek Patia – Sukaresmi, Danramil Panimbang – Sukaresmi, Kepala Puskesmas Perdana, serta Kepala Desa se-Kecamatan Sukaresmi.
Dikatakannya, untuk kerugian materil masih tahap pendataan. Dan korban jiwa, nihil. Adapun kebutuhan korban saat ini ujarnya, yaitu bantuan dari pemerintah, baik Sembako maupun sandang pangan, serta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan korban, karena merupakan warga Lansia.
Terpisah, Ketua KSB Provinsi Banten Beni Madsira menyatakan, dengan kejadian itu tentu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan lebih berhati-hati. Karena, cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati, apalagi saat terjadi hujan deras disertai angin kencang,” imbuhnya. (mardiana)
Baca Juga: Sekber PWI – SMSI Pandeglang Diharapkan Jadi Ruang Kolaborasi Insan Pers



















