SATELITNEWS.COM, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak menunjukkan kesiapan penuh dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta pengalaman wisata yang menyenangkan bagi para pengunjung, di tengah potensi cuaca ekstrem dan meningkatnya mobilitas wisatawan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Yosep M. Holis, mengungkapkan bahwa terdapat 10 destinasi wisata unggulan dengan tingkat kunjungan tertinggi yang menjadi perhatian utama selama periode Nataru. Destinasi tersebut meliputi Baduy, Sawarna, Kolam Renang Eco Club Citra Maja, Makam Sagati, Waduk Karian, Pantai Bagedur, Museum Multatuli, serta Goa Lalay.
“Dari 10 destinasi tersebut, kunjungan tertinggi masih didominasi oleh Baduy, Sawarna, dan Eco Club Citra Maja,” ujar Yosep, Rabu (17/12/2025).
Untuk menjaga kualitas layanan pariwisata, Yosep menegaskan seluruh pelaku industri wisata di Lebak harus mampu mengimplementasikan tagline Kementerian Pariwisata, yakni Pariwisata Aman, Nyaman dan Menyenangkan. Pemerintah daerah pun telah melakukan mitigasi dini guna mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem, khususnya di wilayah selatan Lebak yang rawan banjir dan longsor.
“Akses menuju kawasan Baduy dan wilayah selatan kini dalam pengawasan penuh. Dinas PUPR juga menyiapkan alat berat di sejumlah titik rawan agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat,” jelasnya.
Selain aspek keselamatan, Pemkab Lebak juga memberikan perhatian serius terhadap kenyamanan wisatawan. Koordinasi dengan Balawista terus diperkuat, serta perlengkapan keselamatan bagi petugas penjaga pantai. Pemerintah daerah juga sudah melakukan pertemuan dengan pelaku wisata guna menetapkan standar harga, sebagai upaya mencegah praktik pungutan liar dan ketok harga.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Berharap Perayaan Tahun Baru Tetap Kondusif
“Kami ingin wisatawan mendapatkan kesan positif dan merasa nyaman. Jangan sampai ada harga yang menjerat. Ini sudah kami tindaklanjuti melalui surat imbauan Bupati Lebak,” tegas Yosep.
Untuk mendukung pengamanan selama libur Nataru, sejumlah posko terpadu akan disiagakan dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, BPBD, Dinas Perhubungan, PMI, hingga Balawista.
Berdasarkan data Disbudpar Lebak, jumlah kunjungan wisatawan sejak Januari hingga awal Desember telah mencapai sekitar 800 ribu orang dari target tahunan 1.190.000 pengunjung. Meski demikian, kunjungan selama libur Nataru diprediksi sedikit menurun seiring prakiraan cuaca buruk pada periode 28 Desember hingga 10 Januari 2026, sehingga wisata non-alam diperkirakan menjadi alternatif pilihan wisatawan.(adv)
























