SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Aston Villa mengatasi Manchester United di pekan ke-17 Liga Inggris 2025/2026. Setan Merah digebuk 1-2.
Bertanding di Villa Park, Birmingham, Minggu (21/12/2025), Villa sempat unggul duluan di babak pertama. Morgan Rogers menjebol gawang MU di menit ke-45. Sebelum jeda, tim tamu menyamakan skor lewat Matheus Cunha.
Di babak kedua, Villa kembali unggul. Rogers bikin gol keduanya, dan memastikan tiga poin bagi tim asuhan Unai Emery.
Hasil ini membuat Villa masih bertahan di peringkat tiga klasemen Liga Inggris dengan 36 poin. Sementara MU turun ke posisi 7 dengan 26 poin.
Dari catatan Opta, ini pertama kalinya terjadi lagi buat Villa sejak 1914 sebagai tim yang main di divisi teratas. Kala itu, Villa merangkai 11 kemenangan beruntun hingga Maret 1914, alias 111 tahun lalu.
Momentum besar ini bikin Villa kian percaya diri, meski Manajer Unai Emery enggan menyebut timnya kandidat juara. Sebagai catatan, Villa berjarak hanya tiga poin dari Arsenal yang memimpin dan satu poin dari Manchester City di urutan kedua. “Kami dalam momen bagus. Kami merasa sangat percaya diri. Sebagai sebuah tim, kami merasa bisa memenangi setiap pertandingan,” ungkap gelandang Villa Morgan Rogers kepada BBC.
“Sebagai pemain profesional, tidak ada yang terasa lebih baik ketimbang masuk lapangan dengan kepercayaan diri itu, itu hal yang terbaik. Kami dalam momen bagus sekarang.”
Sebelum mengalahkan MU di Villa Park, Villa juga sudah mengalahkan Arsenal dan Manchester City di sana.
Meski di jalur positif, pasukan Unai Emery enggan disebut kandidat juara. “Kami realistis dengan kapasitas dan potensi kami, dan kami sudah menghadapi banyak tim seperti Arsenal dan Manchester City. Memang kami mengalahkan mereka di sini, tapi mereka punya hal-hal yang sangat besar secara taktik dengan para pemain di level tinggi,” kata Manajer Villa Unai Emery.
“Kami juga punya itu, tapi untuk menjadi pesaing juara di depan mereka itu bukan realitas kami. Kami bukan pesaing juara. Kami di sini karena bersaing dengan fantastis saja di pertandingan.”
“Para pemain sangat fokus setiap pertandingannya akan apa yang ingin kami tetapkan dan lakukan secara konsisten. Tapi kami bukanlah pesaing juara,” imbuhnya kepada Sky Sports.
Di sisi lain, Manajer Ruben Amorim menyebut timnya cuma apes, bahkan usai kehilangan Bruno Fernandes. “Kami adalah tim yang lebih baik hari ini. Kami kurang beruntung meskipun Bruno Fernandes cedera, tetapi selama pertandingan, bahkan tanpa Bruno, kami tetap tim yang lebih baik. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik, tetapi tidak ada yang akan mengingatnya besok karena yang penting adalah hasilnya,” katan Ruben Amorim, melansir NBC Sport.
Cedera Fernandes ini jelas jadi pukulan telak MU. Gelandang Portugal itu menjadi pemain paling vital sejauh ini, dengan sudah berperan bikin 5 gol dan 7 assist.
Amorim menegaskan, kini timnya harus bersiap tanpa sang kapten. “Kami harus mempersiapkan semua pemain yang kami miliki untuk pertandingan berikutnya. Tanggung jawabnya tetap sama. Tidak ada yang akan mengingat masalah ini, jadi mari kita hadapi itu,” ungkapnya.
Amorim ingin MU segara berbenah untuk laga selanjutnya. “Kami perlu mempersiapkan semua pemain yang ada untuk pertandingan selanjutnya. Kami tidak bisa menjadikan apa pun sebagai alasan,” kata Amorim yang dikutip dari situs resmi MU.
“Tidak ada yang akan mengingat masalah ini, jadi mari kami hadapi. Itu akan membuat kami lebih kuat,” tegasnya. (dm)