SATELITNEWS.COM, LEBAK – Sempat diliputi pesimisme akibat sepinya kunjungan sejak awal libur akhir tahun, sektor wisata pantai di Kabupaten Lebak akhirnya menunjukkan tanda kebangkitan. Usai malam pergantian Tahun Baru 2026, jumlah wisatawan yang datang ke kawasan pantai dilaporkan mencapai sekitar 75 persen, meski masih turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Anggota BPBD Lebak, Mumu Mahpudin, mengatakan lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak 1 Januari. Namun secara akumulatif, angka tersebut belum mampu menutupi penurunan kunjungan yang terjadi sepanjang libur Natal dan Tahun Baru.
“Sempat pesimis karena kunjungan menurun. Tapi setelah malam pergantian tahun, pengunjung mulai berdatangan dan keterisian wisata pantai mencapai sekitar 75 persen. Meski begitu, jika dibandingkan tahun lalu masih turun sekitar 40 persen,” ujar Mumu, kepada Satelitnews.com melalui sambungan teleponnya, Jumat (2/1/2026).
Ia menyebutkan, kondisi cuaca sempat diguyur hujan, namun tidak berdampak signifikan terhadap keselamatan wisatawan. Situasi perairan laut di wilayah Lebak masih terpantau aman dengan ketinggian ombak yang relatif normal.
“Cuaca kemarin hujan, tapi ombak pasang biasa dan masih dalam kondisi aman,” jelasnya.
BPBD Lebak memprediksi lonjakan pengunjung tidak akan berlangsung lama. Jumlah wisatawan diperkirakan mulai menurun setelah 4 Januari 2026, seiring berakhirnya masa libur sekolah.
Baca Juga: Tahun 2027, Anggran Mamin dan Perdin Pemprov Banten Dikurangi
“Puncaknya kemarin di tanggal 1. Setelah itu kemungkinan akan berangsur menurun sampai tanggal 4 Januari,” tambahnya.
Terpantau, suasana di sejumlah pantai di Kabupaten Lebak tampak ramai sejak pagi hingga sore hari. Wisatawan memadati bibir pantai, bermain air, bersantai bersama keluarga, hingga mengabadikan momen liburan.
Ketua Balawista Lebak, Erwin Komara Sukma, memastikan kondisi pantai secara umum aman dan terkendali. Hampir seluruh destinasi pantai di wilayah Lebak ramai dikunjungi wisatawan, mulai dari Pantai Karangseke, Bagedur, Talanca, Pasput Cihara, Kelapa Warna, Pulomanuk, Goalangir, hingga Pantai Sawarna.
“Alhamdulillah, sampai saat ini laka laut nihil. Ketinggian ombak juga masih normal,” kata Erwin.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan petugas terus dilakukan dengan memberikan imbauan langsung kepada pengunjung. Orang tua diminta lebih memperhatikan anak-anak saat bermain air, sementara rambu larangan dipasang di titik-titik yang berpotensi membahayakan.
“Kami mengimbau pengunjung agar tidak berenang terlalu jauh dan mematuhi rambu-rambu demi menghindari kecelakaan laut,” tegasnya.
Baca Juga: Cegah Pencurian dan Tawuran, Polisi Patroli Malam di Lebak
Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan wisatawan, posko kesehatan serta petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Balawista, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya disiagakan di sejumlah titik objek wisata.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lebak menargetkan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebanyak 61.473 orang, meski target tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya.(mulyana)





















