Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

TPS3R Batan Indah Tangsel Buktikan Zero Waste Bisa Dicapai

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 7 Jan 2026 07:42 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS. COM, TANGSEL—Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi contoh mengatasi persoalan sampah yang benar dengan melakukan pengolahan. TPS3R yang berdiri sejak 2013 ini berhasil menekan jumlah sampah residu secara drastis, dari 23 amrol per bulan menjadi hanya 4 amrol, bahkan sudah kondisi zero waste.

Ketua TPS3R Perumahan Batan Indah Narto (57) bercerita, sebelum dirinya terlibat, TPS3R mencatat pembuangan hingga 23 amrol sampah per bulan, nyaris setiap hari. Dibawah komandonya pada lima tahun lalu, ia bertekad agar TPS3R harus memiliki tujuan yaitu zero waste atau tak ada sampah.

Langkah awal dilakukan dengan pembenahan manajemen dan operasional. Jumlah amrol berhasil ditekan dari 23 menjadi 16 unit. Namun angka itu masih dinilai terlalu besar karena sampah harus dibuang setiap dua hari sekali.

Perubahan signifikan terjadi setelah mendapat dukungan penuh dari pengurus RW dan RT. Awalnya, kebijakan pemilahan sampah dari rumah menuai penolakan warga. Banyak warga merasa keberatan karena sudah membayar iuran.

“Dibilang, kami sudah bayar, ngapain masih disuruh milah,” ungkap Narto menirukan protes warga pada saat itu.

Melalui pendekatan dan sosialisasi intensif ke seluruh RT, perlahan pemahaman warga berubah. Sosialisasi dilakukan kepada 22 RT dengan 1.150 kepala keluarga, atau sekitar 4.000 jiwa dalam satu RW.

Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Hasil pemilahan sampah dari rumah mulai terlihat nyata. Indikator keberhasilan mencapai 80 persen. Jika sebelumnya sampah organik tercampur dan hanya menghasilkan sekitar 4-5 ember sisa nasi, kini jumlah sampah organik meningkat tajam menjadi sekitar 40 ember per hari.

Narto menjelaskan, sampah organik tersebut tetap berguna untuk diolah menjadi bubur maggot. Bahkan, produksinya melampaui kebutuhan internal. Sehingga, dalam seminggu, pihaknya mengirim sekitar 1,4 ton bubur maggot ke pabrik magot Magalarva.

BeritaTerbaru

Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi

Senin, 7 Sep 2026 14:14 WIB
MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudoli Wafat Usai Kecelakaan

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

Senin, 7 Sep 2026 12:47 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB

“Kami malah over production, jadi dijual keluar,” kata Narto.

Ia melanjutkan, dampaknya sangat signifikan terhadap sampah residu. Dari 16 amrol, turun menjadi 10, lalu hingga tinggal 4 amrol. Bahkan sebelum adanya kebijakan larangan pembuangan sampah ke TPA Cipeucang, TPS3R Batan Indah sudah lebih dulu menghentikan pengiriman sampah ke sana.

“Kita pilah lebih keras, sekarang sudah zero waste,” tegas Narto.

Sebagai informasi, TPS3R Batan Indah melayani pengangkutan sampah setiap hari, kecuali hari Minggu. Namun sebelumnya, pengangkutan disebut Narto tidak optimal akibat armada pengangkut dalam kondisi tidak layak.

Baca Juga: Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Akhirnya, persoalan itu menemukan solusinya yang datang dari gotong royong warga. Melalui saweran, terkumpul dana sekitar Rp200 juta. Dana tersebut digunakan untuk membeli satu unit mobil pengangkut sampah. Kendaraan lama yang sering mogok kemudian dijual untuk menambah armada.

Kini, TPS3R memiliki tiga kendaraan aktif, sehingga pengangkutan sampah berjalan lancar setiap hari. Setiap hari, TPS3R mengelola 2,5 hingga 3 ton sampah, berasal dari kawasan perumahan, kos-kosan, taman jajan, hingga masjid.

Lebih lanjut Narto menyampaikan bahwa beberapa tahun silam ia kehilangan pergelangan tangan kanannya saat melakukan pekerjaan disalah satu mesin pencacah, insiden itu masih ia ingat betul.

“Ini (pergelangan tangan) hilang empat tahun lalu. Kejadiannya tidak saya sangka. Tapi itulah rencana Tuhan, dan saya tetap harus mengelola sampah untuk masa depan bumi,” tegasnya.

Dengan 13 pegawai, TPS3R Batan Indah yang memiliki luas 900 meter ini menerapkan alur pengolahan yang terstruktur. Sampah organik diturunkan lebih dulu, disusul sampah non-organik. Sampah organik disobek dari plastik, diayak, lalu digiling menjadi bubur.
Sampah non-organik dipilah menjadi plastik, kertas, kardus, botol, dan material bernilai ekonomi lainnya. Sementara residu yang tersisa diproses menggunakan insinerator.

Ke depan, dirinya berharap TPS3R Batan Indah berkembang menjadi ekosistem pengolahan terpadu. Sampah organik dimanfaatkan untuk magot, magot untuk pakan ayam dan ikan, serta hasilnya menjadi sumber pangan. Plastik diolah menjadi balok, sementara kawasan TPS3R ditanami tanaman produktif.

“Kalau bisa, sampah masuk ke sini, yang keluar bukan sampah,” katanya.

TPS3R Batan Indah kini menjadi bukti bahwa dengan komitmen, kolaborasi warga, dan konsistensi, zero waste bukan sekadar konsep, tetapi bisa diwujudkan dari tingkat perumahan. (eko)

Tags: batan indahpengolahansampahtangselTPS3R
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB
Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kota Tangerang

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Selasa, 1 Sep 2026 22:08 WIB
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina

Selasa, 1 Sep 2026 08:44 WIB
BUTUH PERBAIKAN : Rumah warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, butuh perhatian, karena kondisinya dalam keadaan tidak layak. (ISTIMEWA)

DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

Selasa, 1 Sep 2026 13:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.