SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang kini tidak lagi sekadar menjadi tempat mengurus perizinan. Lebih dari itu, MPP telah bertransformasi menjadi etalase pelayanan publik modern yang mengedepankan kenyamanan, kemudahan, serta pendekatan humanis kepada warga.
Berlokasi di pusat Kota Tangerang dan mudah diakses dari berbagai arah, MPP menghadirkan beragam layanan perizinan dan nonperizinan dalam satu atap. Mulai dari perizinan usaha, administrasi kependudukan, layanan pajak daerah, hingga pelayanan instansi vertikal. Seluruhnya terintegrasi dalam sistem pelayanan yang tertata dengan alur jelas dan waktu layanan yang terukur.
Konsep pelayanan yang berbeda langsung terasa begitu masyarakat memasuki area MPP. Suasana ruang pelayanan tampak jauh dari kesan birokrasi yang kaku. Dua pohon pule besar yang tumbuh kokoh di dalam gedung menjadi elemen unik sekaligus ikon MPP Kota Tangerang. Kehadiran pohon pule tersebut tidak hanya mempercantik interior, tetapi juga menghadirkan nuansa sejuk, tenang, dan bersahabat, sehingga warga merasa lebih nyaman saat mengurus berbagai keperluan administrasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, menjelaskan bahwa MPP memang dirancang sebagai ruang pelayanan yang ramah warga. Menurutnya, MPP bukan lagi sekadar tempat pelayanan administratif, melainkan ruang publik yang memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat datang ke MPP dengan perasaan nyaman, tenang, dan yakin bahwa urusannya akan selesai dengan mudah,” ujarnya.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui penataan ruang yang terbuka, area tunggu yang nyaman, petunjuk layanan yang informatif, serta dukungan petugas layanan yang komunikatif dan siap membantu.
Baca Juga: Realisasi Investasi Kota Tangerang Capai Rp11,73 Triliun, DPMPTSP Optimistis Lampaui Target
Unsur estetika, ruang hijau, dan pencahayaan alami, termasuk keberadaan dua pohon pule, area anak, sudut umkm dan ruang baca, menjadi bagian dari konsep pelayanan yang menempatkan warga sebagai pusat perhatian.
Selain layanan tatap muka, Sugihharto mengungkapkan bahwa MPP Kota Tangerang juga terintegrasi dengan sistem perizinan berbasis digital. Melalui sistem ini, warga dan pelaku usaha didorong untuk memanfaatkan layanan online sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
“Kami berharap masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan,” katanya.
Pria yang akrab disapa Ugi tersebut menambahkan, keberadaan MPP menjadi bagian penting dari strategi Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan iklim investasi. Proses perizinan yang mudah, pasti, dan terukur diyakini mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Seiring meningkatnya kunjungan masyarakat, DPMPTSP Kota Tangerang terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan layanan. Masukan dari warga dijadikan dasar untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan, agar MPP benar-benar menjadi ruang publik yang hidup, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (adv)

















