SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Ditengah genangan air yang meluap dari Sungai Cilemer dan Cimoyan, Kepala Desa (Kades) Idaman beserta sejumlah warganya, berjibaku berusaha menolong seorang ibu hamil yang hendak melahirkan, Sarminah (25), warga Kampung Tongkol, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Kamis (22/1/2026).
Dengan sangat terpaksa, Sarminah dievakuasi dan diantar ke Bidan Desa di Kampung Karangtengah, Desa Idaman, Kecamatan Patia yaitu Bidan Siti Juju.
Ibu hamil tersebut, dibawa menggunakan perahu kecil didorong oleh beberapa warga, sebagian warga lainnya memayungi ibu hamil, serta berupaya menahan perahu agar tetap melaju dengan baik dan tenang.
Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Ilman menyatakan, RT, RW, Kader dan beberapa perangkat desa dengan cepat mengevakuasi ibu hamil tersebut.
“Jarak tempuh perjalanan, sekitar 2 Km dari rumah ibu hamil ke Bidan Desa, Alhamdulillah sampai di sana dengan selamat dan langsung ditangani Bidan Desa Siti Juju,” kata Ilman, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, air mulai kembali naik dan menggenangi permukiman warga Desa Idaman, Kecamatan Patia, sejak Rabu (21/1/2026) pagi, akibat Intensitas hujan tinggi sejak Senin – Selasa (19-20/1) berturut-turut.
Baca Juga: Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun
“Banjir sekarang, sudah keenam kalinya terhitung sejak akhir Desember 2025 lalu. Doakan kami kuat menghadapi ini semua, dan diberi keselamatan dan kesehatan,” tambahnya.
Untuk ketinggian air saat ini tambah Ilman, antara 40 cm – 60 cm. “Mudah-mudahan segera surut lagi,” tandasnya.
Saat banjir seperti sekarang ini, ditegaskannya, yang selalu diprioritaskan atau warga prioritas adalah anak-anak (balita), ibu hamil, lanjut usia (lansia), termasuk yang sedang sakit.
“Kami sudah imbau masyarakat, untuk tetap waspada dan lebih berhati-hati, khawatir airnya terus naik,” pungkasnya. (mardiana)
























