SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kondisi Jalan Mohammad Thoha kembali dikeluhkan warga. Sejumlah titik di ruas jalan utama tersebut mengalami kerusakan parah berupa lubang, yang semakin berbahaya saat hujan karena tertutup genangan air.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan banyak terjadi di sisi jalan, terutama pada bagian tepi coran hasil pekerjaan sebelumnya.
Alih-alih membaik, pengecoran justru meninggalkan lubang baru dan permukaan jalan yang tidak rata.
Roji, warga yang setiap hari melintas di Jalan Moh. Toha, mengatakan kerusakan mulai muncul setelah pekerjaan pengecoran dilakukan. “Setelah dicor, justru pinggirannya yang rusak dan berlubang. Awalnya di tengah,” ujarnya.
Menurut Roji, perbaikan yang dilakukan belum menyentuh seluruh ruas jalan. “Kemarin memang diperbaiki, tapi cuma sebagian. Jadi setengah-setengah,” katanya.
Kerusakan tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan dan sudah memicu kecelakaan lalu lintas, meski tanpa korban jiwa. “Sudah dua kali kejadian kecelakaan,” ungkapnya. Ia menambahkan, lubang sulit terlihat saat hujan atau jalan basah, sehingga membahayakan pengendara.
Selain berlubang, jalan juga kerap tergenang akibat aliran drainase yang lambat. Meski sempat dilakukan pembersihan saluran oleh petugas Dinas PU, genangan dinilai belum sepenuhnya teratasi.
Baca Juga: Tinjau Proyek Turap di Tangsel, Pilar Saga Wanti-Wanti Soal Kualitas
“Selokannya ada, tapi kecil dan airnya lambat. Sekarang memang agak berkurang setelah dibersihkan,” ujarnya.
Warga menilai kerusakan terparah berada di sepanjang Jalan Moh. Toha hingga arah Pondok Arum, dengan lubang tersebar di sejumlah titik. Kondisi tersebut membuat warga resah dan mendesak pemerintah melakukan perbaikan menyeluruh.
“Kalau diperbaiki, ya sekalian. Jangan separuh-separuh. Ini jalur ramai dan berbahaya,” tegas Roji.
Jalan Moh. Toha merupakan salah satu jalur vital dengan volume lalu lintas tinggi. Warga berharap pemerintah daerah segera mengevaluasi kualitas pekerjaan sebelumnya dan melakukan perbaikan secara menyeluruh demi keselamatan pengguna jalan. (ari)
























