SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Aktivitas syuting film bergenre aksi berlangsung di kawasan Jalan K.S. Tubun, Karawaci, Kota Tangerang, sejak 28 hingga 31 Januari 2026. Kegiatan tersebut berdampak pada pembatasan akses jalan serta pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik sekitar lokasi di mana salah salah satu pemeran yang terlibat adalah lisa BLACKPINK tersebut.
Pantauan SatelitNews.Com di lapangan menunjukkan kawasan Jalan K.S. Tubun mengalami perubahan suasana yang cukup signifikan. Sejumlah properti film dipasang untuk mendukung adegan kerusuhan dan konflik massa, sehingga kondisi jalan menyerupai area dengan situasi darurat.
Berbagai perlengkapan tampak memenuhi badan jalan hingga sisi trotoar. Kondisi ini menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas secara bebas dan mengharuskan penerapan rekayasa lalu lintas oleh petugas di sekitar lokasi.
Di beberapa titik terlihat kendaraan dalam kondisi rusak yang digunakan sebagai properti film. Kendaraan tersebut ditempatkan untuk memperkuat visual konflik dalam alur cerita.
Selain itu, bambu runcing disusun menyerupai alat pertahanan massa. Bagian bawah bambu diperkuat dengan karung-karung berisi material agar tetap berdiri kokoh. Puluhan karung juga ditumpuk di sejumlah sudut lokasi sebagai elemen pendukung adegan aksi.
Tak jauh dari area utama, terlihat drum besi, ban bekas, batu, serta material lain yang menambah kesan suasana kerusuhan. Properti-properti tersebut digunakan untuk membangun latar konflik sosial dalam film.
Baca Juga: Kota Tangerang Jadi Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK, Begini Respons Wali kota Sachrudin
Marka jalan di sekitar lokasi syuting juga mengalami perubahan. Sejumlah tulisan dan atribut pendukung film dipasang untuk menggambarkan latar cerita yang disebut menyerupai kondisi di Myanmar. Beberapa spanduk bertema sosial turut terpasang, di antaranya bertuliskan People’s Power, Peace for All, dan Stop War.
Hingga pemantauan dilakukan, aktivitas di lokasi masih didominasi oleh persiapan properti dan pengaturan area syuting. Proses pengambilan gambar belum sepenuhnya dilaksanakan.
Petugas keamanan bersama warga setempat tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif serta membatasi akses ke area inti syuting. Di sisi lain, sejumlah warga dan pengendara yang melintas terlihat menyempatkan diri untuk melihat langsung aktivitas tersebut.
Salah seorang pengendara roda dua, Andi Pratama, mengaku terkejut dengan adanya pengalihan arus lalu lintas di kawasan tersebut. Ia baru mengetahui adanya kegiatan syuting setelah mendekati lokasi.
“Awalnya saya kira ada kecelakaan atau proyek, ternyata syuting film. Banyak properti di jalan jadi suasananya berbeda,” ujar Andi Pratama, Jumat (30/1/2026).
Meski demikian, ia menilai pengalihan arus cukup menyulitkan pengguna jalan, terutama saat lalu lintas sedang padat.
“Kalau lalu lintas lengang masih tidak masalah, tapi saat macet harus memutar cukup jauh,” katanya.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Bakal Rilis Album Solo Pertama Pada Februari 2025
Aktivitas syuting film aksi tersebut menarik perhatian masyarakat dan mengubah wajah kawasan Karawaci untuk sementara waktu. Warga berharap pengaturan lalu lintas dapat dilakukan secara optimal agar kegiatan syuting dan mobilitas masyarakat dapat berjalan beriringan. (ari)
























