SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Artis Korea yang dikabarkan syuting di Jalan KS Tubun, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang hingga membuat arus jalan ditutup dan dialihkan hingga 4 hari disebut-sebut salah satunya adalah Lisa “BLACKPINK”. Untuk diketahui BLACKPINK adalah grup vocal asal Korea yang sudah mendunia dan mempunyai banyak penggemar khususnya di kalangan muda.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya Kota Tangerang sebagai lokasi pengambilan gambar atau syuting oleh artis internasional, Lisa BLACKPINK. Kehadiran bintang global tersebut dinilai menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan identitas Kota Tangerang ke mata dunia.
“Sebenarnya ini merupakan kebanggaan bagi kita ya, Kota Tangerang dijadikan syuting dengan artis-artis internasional,” ujar Sachrudin usai menghadiri tasyarakuran HUT ke-26 Pokja WHTR di Babakan, Kecamatan Tangerang, Kamis (29/1/2026). Ia menambahkan bahwa momentum ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Menanggapi adanya penutupan jalan selama proses syuting berlangsung, Sachrudin menegaskan bahwa kebijakan tersebut hanya bersifat sementara. Pihak Pemerintah Kota telah melakukan pengaturan lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap terakomodasi.
“Yang terpenting memang pelayanan publiknya agar tidak terhenti. Kami memfasilitasi sarana dan prasarana ruang yang dibutuhkan masyarakat secara maksimal,” ungkapnya. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan yang muncul akibat penutupan akses jalan sementara di lokasi syuting.
Mengenai mekanisme perizinan, Sachrudin menjelaskan bahwa seluruh proses telah dikoordinasikan dengan instansi terkait di tingkat pusat. Hal ini mencakup koordinasi dengan Mabes Polri serta kementerian terkait untuk memastikan legalitas dan keamanan produksi.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat
Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk terus menyelaraskan aturan daerah dengan regulasi yang lebih tinggi demi memastikan kegiatan berskala internasional ini berjalan kondusif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (made)
























