SATELITNEWS. COM, TANGERANG—Kebakaran hebat menghanguskan pabrik cat PT Futanlux Chemitraco di Kawasan Industri Bunder Kelurahan Bunder Kecamatan Cikupa, Rabu (11/2) malam.
Saking besarnya amukan si jago merah, petugas baru berhasil melakukan pemadaman setelah 10 jam berjibaku. Musibah ini menyebabkan perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 6 miliar.
Komandan Pleton (Danton) Mako Damkar Curug Amir mengatakan, berdasarkan laporan dari pihak pabrik, peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul 22.09 wib. Mendapatkan laporan terkait adanya peristiwa kebakaran yang melanda PT Futanlux Chemitraco, pihaknya menerjunkan pasukan pemadam kebakaran untuk menjinakan api yang merah membara menyelimuti pabrik.
Menurut Amir, kebakaran pabrik cat tersebut sangatlah besar sehingga pihaknya kesulitan untuk memadamkan api yang terus berkobar. Api baru dipadamkan pada Kamis pagi.
“Akhirnya setelah 10 jam berusaha, pada Kamis sekitar pukul 07:00 wib, api akhirnya dapat dipadamkan,” kata Amir, Kamis (12/2).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menambahkan, untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan 10 unit mobil pemadam, dengan 40 personel Damkar dari Pos Sepatan, Pos Balaraja, Pos Tigaraksa, Pos BSD, Pos Kelapa Dua, Pos Rajeg, Pos Pasar Kemis, dan Mako Curug.
Baca Juga: Usai Pabrik Uang Palsu Dibongkar, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan di Pergudangan Taman Tekno
“Untuk memadamkan api yang menyelimuti pabrik cat, kita terjunkan 40 personil dan 10 mobil pemadam kebakaran, ” katanya.
Menurut Taufik, beruntung dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa ataupun luka.
Hanya saja, sang pemilik pabrik mengalami kerugian material kurang lebih sebesar Rp 6 miliar. Kerugian yang cukup besar itu dikarenakan sebagian besar gedung rusak berat, 4 mobil box terbakar dan banyak bahan baku cat juga yang hangus terbakar tanpa sisa.
“Tidak ada korban jiwa ataupun luka, kerugian material ditaksir mencapai Rp 6 miliar,” katanya.
Kata Taufik, penyebab kebakaran yang menghanguskan pabrik cat dan 4 unit mobil boks di kawasan Industri Bunder Kelurahan Bunder Kecamatan Cikupa ini belum diketahui dengan pasti. Namun, untuk sementara waktu penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
“Dugaan sementara korsleting listrik, kalau penyebab pasti masih diselidiki,” ucapnya. (alfian)
























