SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Riuh tepuk tangan dan wajah-wajah penuh semangat mewarnai penutupan Youth Red Cross Competition (YRCC) ke-8 Tahun 2026. Ajang tahunan yang mempertemukan relawan muda Palang Merah Remaja (PMR) se-Kota Tangerang itu resmi berakhir setelah sembilan mata lomba digelar di GOR Nambo Jaya, Kecamatan Periuk, Minggu (15/02/2026).
Dari rangkaian kompetisi tersebut, SMPN 10 Kota Tangerang tampil gemilang dan meraih juara umum untuk tingkatan Madya (SMP/sederajat). Sementara di tingkatan Wira (SMA/sederajat), gelar juara umum diraih SMKN 1 Kota Tangerang.
Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Ketua Bidang Organisasi PMI Kota Tangerang, Andri S Permana. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan fasilitator PMR yang telah berkontribusi menyukseskan YRCC ke-8 tahun ini.
“Hari ini kita sudah menyelesaikan hari terakhir perhelatan YRC Competition Tahun 2026 PMI Kota Tangerang. Yang patut diapresiasi adalah kerja-kerja panitia yang mampu melakukan konsolidasi peserta yang dihadiri mayoritas sekolah SMP dan SMA di Kota Tangerang. Kita juga mengapresiasi kawan-kawan fasilitator yang senantiasa memberikan bimbingan dan pendampingan kepada anak-anak PMR, baik di level Mula, Madya, maupun Wira,” ujar Andri.
Menurutnya, YRCC tahun ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan, kompetisi tidak hanya berfokus pada tugas-tugas kemanusiaan, tetapi juga mendorong kreativitas serta penguatan soft skill generasi muda.
“YRCC tahun ini dari berbagai macam cabang perlombaan tidak hanya berkaitan dengan tugas-tugas kemanusiaan. Banyak cabang lomba yang menekankan nilai kreativitas. Ini akan menjadi penguatan soft skill bagi generasi muda ke depan. Menuju Indonesia Emas 2045, generasi mendatang diharapkan tidak hanya memiliki simpati dan empati yang tinggi, tetapi juga kreatif dan kritis dalam pemikiran,” katanya.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Senin 5 Oktober, Cek Lokasinya
Andri berharap kegiatan serupa ke depan dapat digelar lebih besar dan mendapat dukungan lebih luas dari Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan serta Pemerintah Provinsi Banten.
“Ke depan, kegiatan ini bisa menjadi lebih besar lagi. Peran pemerintah, terutama Dinas Pendidikan, sangat penting untuk bersama-sama PMI Kota Tangerang bahu-membahu menguatkan gerakan kepalangmerahan sejak dini, dari level Mula di SD hingga memperkuat peran PMR di tingkat SMP dan SMA. Harapan saya, baik Pemerintah Kota Tangerang maupun Pemerintah Provinsi Banten dapat memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan berbasis kerelawanan, khususnya gerakan kepalangmerahan di sekolah-sekolah Kota Tangerang,” tuturnya.
Lebih dari sekadar ajang adu keterampilan, YRCC disebutnya sebagai ruang silaturahmi dan pertemuan akbar seluruh PMR Kota Tangerang. Ia pun memberi motivasi kepada seluruh peserta, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil.
“Hari ini orientasinya adalah bagian dari silaturahmi, bagian dari pertemuan akbar semua PMR Kota Tangerang. Ini adalah ruang untuk menguji hasil pembinaan para fasilitator di masing-masing sekolah. Kita tidak lagi berorientasi pada siapa yang juara dan siapa yang tidak. Bagi PMI dan PMR dalam gerakan kepalangmerahan, satu-satunya perlombaan yang sama-sama akan kita ikuti dan menangkan adalah berlomba-lomba dalam kebaikan,” tutupnya. (aditya)



















