SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Tidak ada pemenang saat AC Milan menjamu Como 1907 dalam lanjutan Serie A. Kedua tim bermain imbang 1-1.
Laga penutup giornata ke-25 Liga Italia menghadirkan duel AC Milan vs Como 1907. Pertandingan digelar di San Siro, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Como membuka keunggulan di menit ke-32. Nico Paz yang sukses menggetarkan jala AC Milan. Kiper AC Milan Mike Maignan melakukan blunder setelah salah memberi umpan. Bola operan darinya bisa dipotong Paz yang kemudian menceploskan bola ke gawang dan membawa Como unggul 1-0.
AC Milan meningkatkan serangan guna mengejar ketertinggalan. Bola sepakan voli Fikayo Tomori menit ke-34 bisa diamankan kiper Como 1907 Jean Butez.
Como balik mengancam 4 menit kemudian. Percobaan on target Sergi Roberto dapat digagalkan Mike Maignan. Skor 1-0 untuk tim tamu jadi hasil akhir babak pertama.
AC Milan menyamakan kedudukan pada babak kedua, tepatnya menit ke-64. Rafael Leao yang mencetak gol penyeimbang. Leao menerima umpan lambung dari Ardon Jashari sebelum mencungkil bola melewati jangkauan Jean Butez. Bola melambung masuk ke gawang kosong dan mengubah skor jadi 1-1.
Peluang emas didapat Milan 8 menit berselang. Bola tandukan Fofana di depan gawang masih melambung di atas mistar.
Keributan pecah di pinggir lapangan pada menit ke-81. Wasit memberi kartu merah buat pelatih AC Milan Massimiliano Allegri. Kedua tim gagal mencetak gol kemenangan di sisa waktu yang ada. Laga tuntas dengan skor imbang 1-1.
Hasil ini membuat AC Milan tetap berada di urutan kedua klasemen Liga Italia dengan 54 poin. Como 1907 naik ke posisi 6 dengan 42 poin.
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri dapat kartu merah di laga melawan Como. Allegri menjelaskan kenapa pelatih Como Cesc Fabregas jadi pemicu kartu merahnya. Ia menuding Fabregas menarik baju winger Milan Alexis Saelemaekers.
“Saya kira ada pelanggaran kepada Saelemaekers yang sedang menyerang balik, dia ditarik saya kira oleh Fabregas,” ujar Allegri seperti dilansir Football Italia.
“Kalau itu diperbolehkan, maka lain kali kalau ada yang lari di dekat saya, saya akan lakukan sliding tekel,” lanjutnya berkelakar.
“Saelemaekers marah, saya ke sana mencoba untuk membela pemain saya, lalu seseorang datang kepada saya, tapi tidak ada yang benar-benar terjadi,” kata Allegri.
Rekaman video menunjukkan ada Saelemaekers dan dua pemain Como yang sedang memperebutkan bola di pinggir lapangan di depan Fabregas. Tidak cukup jelas apakah Fabregas menarik atau mendorong Saelemaekers, tapi pemain asal Belgia itu terlihat menunjukkan reaksi negatif.
Reaksi Saelemaekers lantas memicu respons dari manajer tim Como, yang kemudian terlibat adu mulut dengan Allegri. Keduanya kemudian diusir wasit, sementara Fabregas tidak mendapat hukuman.
Sementara itu, Fabregas mengakui tindakannya tersebut tidak sportif. Pelatih asal Spanyol itu kemudian meminta maaf di wawancara usai pertandingan dan konferensi pers. “Saya minta maaf, itu cuma sentuhan kecil dan respons Allegri berlebihan, tapi saya akui saya tidak seharusnya melakukannya,” ujar Fabregas seperti dilansir Football Italia.
“Itu sikap yang tidak sportif, seperti yang Cristian Chivu bilang beberapa waktu lalu, kami harus menjaga tangan kami, khususnya kalau Anda adalah pelatih.”
“Saya juga akan marah, jadi saya cuma bisa meminta maaf dan mengatakan saya harap ini tidak akan pernah terjadi lagi dalam karier saya,” katanya. (dm)