SATELITNEWS.COM, TANGERANG— Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menjadi tuan rumah Pengkajian Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari unsur Organisasi Otonom Muhammadiyah dan civitas akademika Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) wilayah barat Indonesia.
Pengkajian secara resmi dibuka Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Dalam pidato iftitahnya, ia menyampaikan bahwa forum ini bertujuan menguatkan landasan teologis dan filosofis gerakan Muhammadiyah sebagai pijakan menjawab tantangan zaman.
Menurut Haedar, tema tauhid murni yang diangkat merujuk pada Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH) serta Kitabul Iman yang disusun Majelis Tarjih dan Tajdid. Ia menegaskan pentingnya pemurnian akidah dari praktik takhayul, bid’ah, dan khurafat (TBC) sebagai bagian dari karakter gerakan Muhammadiyah.
Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, berharap forum ini melahirkan langkah strategis dalam memperluas pemahaman Islam berkemajuan di kalangan kader.
Rektor UMT, Desri Arwen, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menilai momentum ini memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan pemikiran dan ideologi Muhammadiyah.
Sejumlah pimpinan pusat Muhammadiyah turut hadir dalam pembukaan, di antaranya Anwar Abbas, Muhadjir Effendy, Dadang Kahmad, Agung Danarto, Agus Taufiqurrahman, Hilman Latief, Muhammad Sayuti, dan Muhammad Izzul Muslimin. Kegiatan ini menegaskan komitmen UMT dalam mendukung penguatan nilai ideologis dan teologis Islam berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah. (made)