SATELITNEWS.COM, LEBAK–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak mencatat terjadi peningkatan volume sampah selama bulan Ramadan 2026. Kenaikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa.
Kepala DLH Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, membenarkan adanya lonjakan produksi sampah tersebut. “Iya, mengalami peningkatan kurang lebih 10 persen,” ujarnya, melalui sambungan teleponnya, Senin (2/3/2026).
Irvan menjelaskan, kenaikan volume sampah didominasi oleh sampah rumah tangga, khususnya sampah dapur dan kemasan plastik yang meningkat seiring aktivitas masyarakat saat berbuka puasa dan sahur. “Kebanyakan dari sampah dapur dan bungkus plastik,” katanya.
Meski terjadi peningkatan, Irvan memastikan kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA) masih mencukupi. Untuk wilayah selatan, pembuangan dilakukan ke TPA Cihara, sedangkan wilayah utara dibuang ke TPA Dengung. “Masih bisa tertampung. Wilayah selatan dibuang ke Cihara, kalau yang utara ke Dengung,” jelasnya.
DLH Kabupaten Lebak pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, karena dapat mencemari lingkungan dan memicu banjir. “Kami imbau jangan sampai sampah dibuang sembarangan, apalagi ke sungai. Itu bisa mencemari lingkungan,” tandas Irvan.
Sementara sampah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru cenderung menurun selama Ramadan karena aktivitas produksi tidak berjalan seperti hari biasa. “Kalau sampah dari dapur SPPG atau MBG cenderung menurun, karena Ramadan ini mereka tidak produksi seperti biasanya,” ungkapnya.
Baca Juga: TPSA Dengung Lebak Kebakaran, Diduga dari Ulah Pembakaran Lahan
Di sisi lain, warga Rangkasbitung, Dena, mengaku selama Ramadhan volume sampah rumah tangganya memang terasa meningkat, terutama dari sisa makanan dan kemasan plastik takjil. “Biasanya satu kantong cukup untuk dua hari, sekarang hampir tiap hari buang karena lebih banyak sisa makanan dan plastik,” katanya. (mulyana)
























