SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Banjir besar kembali merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak akhir pekan. Ribuan warga terdampak, bahkan sebagian harus meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Data terbaru hingga Senin (9/3/2026) pukul 22.00 WIB mencatat sebanyak 13.718 jiwa terdampak banjir, sementara 6.842 warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik pengungsian yang disiapkan di wilayah tersebut.
Salah satu kawasan yang mengalami dampak paling parah adalah Perumahan Periuk Damai RW 008. Di wilayah ini, tercatat sekitar 860 jiwa terdampak akibat banjir yang merendam permukiman warga.
Warga dari kawasan tersebut terpaksa mengungsi ke Masjid Al-Jihad setelah ketinggian air di lingkungan mereka mencapai sekitar 5,5 meter.
Ketua RW 08 Perumahan Periuk Damai, Heri Bertus, mengatakan banjir kali ini termasuk yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Air yang terus meningkat membuat sebagian warga harus dievakuasi dari rumah mereka.
“Banyak warga yang sudah sangat kelelahan karena proses evakuasi sejak kemarin. Masih ada juga warga yang sempat terjebak di rumah karena air terlalu tinggi,” ujar Heri saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Penanganan Banjir Kota Tangerang Kini Difokuskan di Kecamatan Periuk
Ia menambahkan, kebutuhan paling mendesak yang saat ini dihadapi para pengungsi adalah fasilitas sanitasi, khususnya toilet. Pasalnya, toilet yang berada di masjid tempat warga mengungsi ikut terendam banjir sehingga tidak dapat digunakan.
“Kebutuhan paling mendesak saat ini toilet karena yang ada di masjid sudah terendam dan tidak bisa digunakan,” kata Heri.
Meski begitu, kebutuhan logistik dasar seperti makanan dan air bersih mulai terpenuhi. Bantuan terus berdatangan, baik dari pemerintah daerah maupun dari masyarakat yang secara swadaya membuka dapur umum di sekitar lokasi pengungsian.
Selain Perumahan Periuk Damai, banjir juga merendam sejumlah kawasan lain di Kecamatan Periuk, di antaranya Villa Mutiara Pluit, Garden City, hingga Total Persada Raya.
Ketinggian air di beberapa wilayah tersebut bervariasi, mulai dari puluhan sentimeter hingga lebih dari dua meter, tergantung kondisi topografi dan kedekatan dengan aliran sungai.
Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan masih dapat terjadi di wilayah Kota Tangerang dalam beberapa hari ke depan. (ari)
Baca Juga: Distribusi Nasi Bungkus Dikebut Untuk Sahur-Buka Puasa Warga Terdampak Banjir di Kota Tangerang
























