SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Ibu angkat Ammar Zoni, Titiek Haryati, menanggapi hubungan Ammar dengan dokter Kamelia yang sudah putus. Menurutnya, hubungan keduanya sempat serius dan bahkan memiliki rencana untuk menikah.
“Gini, kalau namanya percintaan itu, mereka itu kan punya tujuan akan menikah. Nah, bertujuan menikah ini kan ibadah. Nah, saya sebagai orang yang muslim, mereka akan ibadah ya kita harus dukung kan,” katanya.
Titiek mengaku mengetahui secara langsung perjalanan hubungan keduanya. Ia menilai hubungan tersebut tidak didasari kepentingan tertentu.
“Tidak ada yang dibilang Dokter Lia memanfaatkan Ammar, Ammar memanfaatkan Dokter Lia, tidak! Yang saya tahu persis,” tegasnya.
Bahkan ia menyebut Ammar sempat beberapa kali meminta bantuannya untuk mengatur rencana pernikahan dengan Lia. Termasuk kemungkinan menikah saat Ammar masih menjalani masa hukuman.
“Bahkan sudah berkali-kali minta saya supaya bertemu dengan bapaknya Dokter Lia. Saya juga sudah koordinasi sama Kepala Lapas bagaimana menikah di Lapas,” ungkapnya.
Meski kini hubungan keduanya berakhir, Titiek menganggap hal tersebut sebagai dinamika dalam sebuah hubungan.
“Kalau misalnya sekarang putus ya, ya itu kan namanya perjalanan kita nggak ngerti. Tapi ya keadaan seperti ini ya kita ikuti saja keadaannya,” tuturnya.
Ia juga meminta publik tidak saling menyalahkan atau menyerang pihak mana pun terkait masalah tersebut. Titiek bahkan mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan teror terhadap siapa pun yang terlibat dalam persoalan tersebut.
“Apalagi sampai menteror-teror. Kalau menteror ke saya itu salah alamat,” pungkasnya.
Sementara itu, hubungan Ammar Zoni dengan dengan Titiek Haryati diketahui sudah tidak baik. Titiek sudah tidak lagi diakui sebagai ibu angkat. Titiek mengungkapkan sempat menerima pesan langsung yang mengingatkannya untuk tidak lagi menyebut diri sebagai ibu angkat Ammar.
“Ya ngirim saja dalam bentuk tulisan, pokoknya ‘Jangan menyebut sebagai ibu angkat’ gitu. Soalnya ibu angkatnya sudah ada kan, gitu. Terus ada tulisan lagi ‘Matur nuwun’, gitu kan itu orang Jawa ya, ‘Matur nuwun sudah membantu Ammar selama ini’,” pungkasnya. (dtc)