SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) mengklaim telah merampungkan perbaikan sementara di 41 titik ruas jalan. Jalur-jalur tersebut dinilai sebagai akses utama para pemudik dari Kabupaten Tangerang menuju berbagai daerah, Rabu (18/3).
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan perbaikan dilakukan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Sebanyak 41 titik itu tersebar di sejumlah jalur strategis, di antaranya Jalan Raya Cangkudu–Cisoka, Balaraja–Ceplak, Tobat–Ceplak, Gembong–Tobat, Sentul–Perahu, Jalan Syech Nawawi, Cikupa–Pasar Kemis, Jenggot–Kresek, hingga Kutruk–Jambe.
Selain itu, perbaikan juga mencakup ruas Dadap–Jatimulya, Kosambi–Parimeter, Ceplak–Kresek, Kresek–Pajamuran, Pajamuran–Ceplak, Kronjo–Pajamuran, Mauk–Jati, Serdang Wetan–Pasar Korelet, Cadas–Kukun, Pasar Kemis–Rajeg, Pasar Kemis–Jatiuwung, Cilongok–Istiqlaliyyah, Tanjakan–Rajeg, Kukun–Daon–Jambu, Cikuya–Tigaraksa, Kampung Gardu–Perbatasan Bogor, Parimeter–Bojong Renged, Teluknaga–Bojong Renged, Teluknaga–Tanjung Pasir, Legok–Karawaci, hingga Suradita–Kranggan.
Kemudian, ruas Legok–Pagedangan–Gading, Jatake–Babakan, Cisauk–Suradita, Curug–Carang Pulang, Gaga–Kedaung Barat, Kedaung Barat–Sepatan, Cadas–Sepatan, Jati–Sepatan, Kalibaru–Kohod–Kramat, Kalibaru–Gaga, serta Gardu–Tanah Merah (Jalan Sepatan–Pakuhaji) juga masuk dalam daftar perbaikan.
“Ke-41 titik ruas jalan itu berada di 23 kecamatan di Kabupaten Tangerang, di antaranya Balaraja, Cisoka, Sukamulya, Cikupa, Kronjo, Pasar Kemis, Legok, Mekar Baru, Gunung Kaler, Kresek, Jambe, Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Sepatan, Mauk, Sukadiri, Rajeg, Solear, Panongan, Pagedangan, Cisauk, dan Sepatan Timur,” ujar Iwan kepada Satelit News.
Ia menjelaskan, perbaikan yang dilakukan masih bersifat pemeliharaan atau sementara, baik untuk kerusakan ringan maupun berat. Langkah ini diambil karena arus mudik Lebaran akan segera berlangsung, sementara ruas-ruas tersebut kerap menjadi jalur utama maupun alternatif bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.
Baca Juga: Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta
“Supaya para pemudik nyaman dan aman saat berkendara, ke-41 ruas jalan ini sudah selesai dilakukan perbaikan sementara,” katanya.
Untuk perbaikan permanen, lanjut Iwan, akan dilakukan setelah Idul Fitri, khususnya pada ruas dengan kerusakan berat seperti Jalan Raya Gardu–Tanah Merah (Pakuhaji–Sepatan), Pasar Kemis–Rajeg, dan Pasar Kemis–Cikupa.
“Perbaikan permanen insyaallah dilakukan setelah Lebaran atau April 2026, setelah proses tender selesai. Diprioritaskan untuk jalan dengan kerusakan berat,” jelasnya.
Selain itu, DBMSDA juga telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat terkait perbaikan jalan yang bukan menjadi kewenangan kabupaten. Upaya tersebut dilakukan melalui surat resmi agar penanganan kerusakan bisa segera dilakukan.
“Untuk jalan provinsi dan nasional yang masih rusak sudah kami informasikan kepada pengelola sesuai kewenangannya. Sudah kami surati,” tandasnya.
Sebelumnya, pada Rabu (18/2/2026), Iwan menyebut perbaikan permanen Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg sepanjang 3,3 kilometer akan dilakukan pasca-Ramadan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp26,61 miliar. Meski demikian, pemeliharaan rutin sudah dilakukan sejak Januari 2026 di sejumlah ruas, termasuk Pasar Kemis–Rajeg, Pakuhaji–Sepatan, dan Cikupa–Pasar Kemis.
“Perawatan jalan sudah dilakukan sejak Januari dan awal Februari 2026, namun untuk perbaikan permanen memang baru dilakukan setelah Ramadan,” ujarnya.
Sementara itu, Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan saat ini telah memasuki proses lelang dan juga akan diperbaiki secara permanen usai Ramadan, dengan estimasi anggaran sekitar Rp30 miliar.
“Untuk Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan sudah dalam proses lelang,” ucapnya. (alfian/aditya)
























