SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Andri Septiawan Permana kembali dipercaya memimpin Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengkot Perbasi) Kota Tangerang untuk periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di ruang VIP GOR A. Damyati, Kota Tangerang, Minggu (29/3/2026).
Pemilihan tersebut menjadi penegasan kepercayaan para klub anggota terhadap kepemimpinan Andri, yang sebelumnya menjabat Ketua Perbasi Kota Tangerang periode 2022–2026. Muskot turut dihadiri Kepala Bidang Olahraga Dispora Kota Tangerang Surya Fani Ritonga, Sekretaris KONI Kota Tangerang Warta Ginting, serta sejumlah perwakilan klub dan undangan lainnya.
Mewakili Kepala Dispora, Surya Fani Ritonga secara resmi membuka Muskot. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesinambungan program pembinaan serta peningkatan prestasi olahraga bola basket di Kota Tangerang.
Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan capaian yang telah diraih sekaligus menembus target-target yang belum tercapai, terutama menjelang agenda olahraga besar tingkat Provinsi Banten pada 2026.
“Tahun ini ada dua perhelatan penting, yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XI dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten. Kita berharap basket Kota Tangerang mampu meraih juara umum di kedua ajang tersebut,” ujar Surya.
Menanggapi amanah yang kembali diberikan, Andri Septiawan Permana menyampaikan apresiasi kepada seluruh klub anggota Perbasi Kota Tangerang. Ia menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci utama dalam membangun organisasi dan prestasi ke depan.
“Yang paling penting dari Muskot ini adalah semangat kebersamaan untuk empat tahun ke depan. Kita ingin membangun bola basket bukan hanya dari sisi prestasi, tetapi juga menuju arah industri olahraga yang lebih maju,” kata Andri.
Ia menambahkan, prestasi basket Kota Tangerang yang berhasil meraih juara umum pada Porprov Banten 2018 dan 2022 harus terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada Porprov VII/2026 yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan.
Menurutnya, pembangunan ekosistem olahraga yang kuat akan berdampak langsung terhadap peningkatan prestasi atlet. Kolaborasi dengan pemerintah daerah juga dinilai penting agar olahraga tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi ekonomi.
“Kalau ekosistemnya kita bangun dengan baik, prestasi akan mengikuti. Kita juga ingin olahraga ini masuk ke sektor industri, sehingga punya nilai ekonomi dan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Andri juga menyoroti keterbatasan fasilitas olahraga yang hingga kini masih menjadi kendala dalam penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional di Kota Tangerang. Meski demikian, ia optimistis rencana pembangunan gedung olahraga basket berstandar nasional oleh Pemerintah Kota Tangerang akan membuka peluang baru.
“Dengan adanya rencana pembangunan GOR basket berstandar nasional, saya yakin ke depan kita bisa menggelar kejuaraan nasional bahkan internasional di Kota Tangerang,” katanya.
Lebih jauh, Andri menargetkan atlet basket Kota Tangerang dapat berkontribusi dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032, di mana Provinsi Banten bersama Lampung akan menjadi tuan rumah.
Sekretaris KONI Kota Tangerang Warta Ginting memberikan evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya. Ia menilai masih terdapat kelemahan dalam aspek mekanisme organisasi, namun mengapresiasi capaian dalam pembinaan atlet.
“Dari sisi organisasi memang masih perlu diperbaiki, tetapi dalam pembinaan saya melihat hasilnya luar biasa. Ada pembinaan tingkat pelajar hingga klub yang berjalan berkesinambungan. Itu penting untuk melahirkan prestasi,” ujar Warta.
Ia menegaskan, konsistensi dalam menggelar kejuaraan menjadi faktor krusial dalam meningkatkan kualitas atlet. Melalui kompetisi yang rutin, kemampuan atlet akan terus terasah dan siap bersaing di level yang lebih tinggi. (ari)