SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Hari jadi ke-152 Kabupaten Pandeglang, mengundang perhatian Bupati Pandeglang periode 2015 – 2025, Irna Narulita. Ia menegaskan, selepas jabatannya sebagai orang nomor satu di Pandeglang, masih memperhatikan perkembangan Kabupaten Pandeglang.
Katanya, ia tidak akan tinggal diam untuk Kabupaten Pandeglang, baik berkontribusi dalam pembangunan maupun sektor lainnya.
Hal itu, disampaikan Irna usai mengikuti upacara Hari Jadi ke-152 Kabupaten Pandeglang, di Alun-alun Kabupaten Pandeglang, Rabu (1/4/2026).
Diketahui, selain sebagai istri dari Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, saat ini ia juga memiliki jabatan strategis di Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) yaitu sebagai Staf Khusus, dan Komisaris Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Saya tidak tinggal diam, sebagai Staf Khusus Menko Pangan dan juga sebagai Komisaris Utama ITDC BUMN, untuk kepariwisataan. InsyaAllah, bisa membawa program-program untuk Kabupaten Pandeglang,” tegas Irna, Rabu (1/4/2026).
Irna juga mengaku, di masa kepemimpinannya dengan Tanto Warsono Arban, masih meninggalkan kekurangan dan ada beberapa Pekerjaan Rumah (PR), dalam membangun Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Lestarikan Laut Dan Budaya Melalui Tasyakuran Ruwat Laut Carita 2026
“Saya juga meninggalkan PR (pekerjaan rumah), seyogyanya saya dengan Pak Tanto 10 tahun. Tapi karena ada aturan Undang-Undang, Pilkada serentak hanya 8 tahun. Jadi saya harus membantu Ibu Dewi dan Pak Iing, untuk mengejar ketertinggalan,” tambahnya.
“Saya yakin, di tahub 2027 sampai 2029, kita akan bisa mencapai target-target yang utama seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan semakin baik. InsyaAllah, kemandirian fiskal juga akan terus tumbuh,” sambungnya.
Dia juga meminta semua pihak, agar mendoakan kepemimpinan Dewi-Iing. Semua stakeholder, diharapkan berperan aktif dalam kemajuan daerah.
“Mari doakan bersama, Kabupaten Pandeglang dibawah kepemimpinan Ibu Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi sebagai Bupati dan Wakil Bupati, dimudahkan peluang untuk mendapatkan bantuan dari Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat,” harapnya.
Dia juga menilai, sejauh ini Pemprov Banten banyak memperhatikan, terlebih ada Wakil Gubernur (Wagub) Dimyati dan Pak Gubernur konsen sekali terhadap pembangunan infrastruktur untuk daerah selatan.
Karena ujarnya, menginginkan tidak ada lagi ketimpangan antara Banten Utara dan Selatan.
Baca Juga: Fantastis, Anggaran Revitalisasi Situ Cikedal Mencapai Rp9,7 Miliar
“Jadi, InsyaAllah Pandeglang akan terus naik kelas, infrastruknya semakin baik, terus ekonominya semakin tumbuh, para investor datang ke Pandeglang. Begitu juga, pertumbuhan para UMKM, itu yang menyumbang PDRB 70 persen dari pengusaha mikro,” pungkasnya.
Irna juga menyarankan, agar Dewi-Iing bersama jajarannya bekerja keras untuk meningkatkan Penghasilan Pendapatan Daerah (PAD).
“Nah, sekarang kita harus sama-sama bekerja dan berkolaborasi untuk peningkatan PAD, agar fisikal kita bisa tumbuh lagi dan bisa membiayai beberapa pembangunan yang memang menjadi kebijakan kita,” tukasnya.
Tambahnya, semua pihak harus welcome, ramah, membuat nyaman dan aman investor, sehingga mereka bertahan di sini (Pandeglang,red) dan mau berinvestasi, seperti membuat pabrik dan usaha-usaha besar.
“Dengan begitu, kan mereka bayar pajak, dan masyarakat juga ekonominya bisa tumbuh karena ada perputaran uang di Kecamatan hingga desa. Jadi tidak hanya tugas pemerintah saja, tapi masyarakat, akademisi, aktivis untuk sama-sama menciptakan kondusifitas,” imbuhnya. (mardiana)
