SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Duel Mancahester City melawan Burnley dalam pekan ke-34 Liga Inggris di Stadion Turf Moor, Kamis (23/4/2026) pukul 02.00 WIB, akan menjadi saksi bisu pertarungan beda tujuan. Tuan rumah bertekad menunda takdir mereka terdegradasi, sedangkan sang tamu butuh tiga poin untuk mengudeta puncak klasemen dari Arsenal.
Setelah menjalani 33 pertandingan, Burnley tertahan di peringkat ke-19 dengan koleksi hanya 20 poin. Dengan lima laga tersisa, ”The Clarets”, julukan Burnley, hanya bisa maksimal menambah 15 poin.
Itu artinya mereka hanya bisa menggeser dua tim di atas mereka, yaitu Tottenham Hotspur (peringkat ke-18/31 poin) dan West Ham United (#17/33 poin). Syaratnya, kedua tim asal London itu selalu menelan kekalahan di masa-masa akhir musim ini.
Tentu, misi ini sangat mustahil bagi Burnley untuk keluar dari zona degradasi dan tidak menjadi kontestan Liga Championship edisi 2026-2027. Apalagi, mereka akan menghadapi City yang tengah dalam performa terbaik dengan nirkalah dalam 10 gim terakhir Liga Inggris.
Gagal menang dari City, Burnley akan memastikan diri menjadi tim kedua setelah Wolverhampton Wanderers yang mengalami hukuman tersisih dari persaingan Premier League. Padahal, The Clarets berstatus tim promosi di kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris musim ini.
Namun, menang atas City juga bukan perkara mudah. Tidak hanya disebabkan timpangnya kualitas pemain kedua tim, Marcus Edwards dan kawan-kawan terkendala blok mental dari hasil positif.
Baca Juga: Jonatan Christie Mulus Lewati Babak Pertama Indonesia Open
Pelatih Burnley Scott Parker tidak banyak berharap dengan penampilan anak asuhnya pada sisa lima laga ini. Apalagi, mereka akan menghadapi tiga tim papan atas, yakni City, Aston Villa, dan Arsenal.
”Saya hanya ingin melihat seluruh pemain memberikan segalanya di akhir musim ini. Kami kesulitan menjaga kualitas selama 90 menit. Itu adalah kegagalan yang jelas terlihat,” ucap Parker dilansir laman klub.
”Kami menderita akibat inkonsistensi dan kerapuhan di momen-momen penting pertandingan. Kami membawa luka itu sepanjang musim dan itu membebani performa tim,” kata Parker melanjutkan.
Kemenangan di Turf Moor akan membantu City menyamai 70 poin perolehan Arsenal. ”The Citizens” berhak berada di posisi lebih baik dari Arsenal ketika kedua tim memiliki poin setara dengan
catatan selisih gol dan produktivitas gol lebih baik.
Untuk itu, anak asuhan Pep Guardiola butuh menang minimal selisih dua gol atas Burnley. Peluang itu terbuka lebar karena, dalam lima lawatan terakhir ke Burnley sejak April 2019, City selalu membawa pulang kemenangan. Bahkan, empat duel terakhir di markas Burnley berakhir dengan keunggulan minimal 2-0.
Jika bisa mewujudkan itu, mereka akan menjalani momen kedua berada di puncak klasemen pada musim 2025-2026 ini. Sebelumnya, City hanya pernah menguasai peringkat pertama pada pekan perdana musim.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Apresiasi Turnamen 98 Cup 2026
Walaupun Arsenal masih berpeluang kembali duduk di posisi pucuk pada akhir pekan ini, kondisi itu cukup memberikan tekanan kepada ”Si Meriam” yang akan menghadapi Newcastle United, Sabtu mendatang, di Stadion Emirates.
”Kami memiliki harapan untuk melanjutkan persaingan (juara) hingga akhir musim. Saya katakan kepada pemain untuk tidak kehilangan fokus karena kami akan menjalani empat pekan yang panjang,”
tutur Manajer City Pep Guardiola dilansir Manchester Evening News.
Guardiola menegaskan kendali persaingan masih berada di tangan Arsenal. Ia berharap skuad City hanya fokus untuk menyapu bersih kemenangan di sisa musim ini, baik Liga Inggris maupun Piala FA.
City masih berpeluang menutup musim dengan treble winners di kancah domestik. Mereka sudah mengangkat trofi Piala Liga Inggris bulan lalu. Dalam sejarah klub, mereka sudah pernah dibantu Guardiola meraih tiga trofi domestik pada musim 2018-2019.
”Kami ingin menjalani langkah demi langkah. Tujuan kami adalah mengejar poin mereka (Arsenal) dan mengungguli selisih gol dari mereka,” ujar Guardiola yang mengejar gelar Liga Inggris ketujuh. (dm)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
BURNLEY (4-3-3): Dubravka; Pires, Esteve, Ekdal, Walker; Laurent, Florentino, Ugochukwu; Anthony, Broja, Edwards
Pelatih: Scott Parker
MANCHESTER CITY (4-2-3-1): Donnarumma; O’Reilly, Guehi, Khusanov, Nunes; Rodri, Silva; Doku, Cherki, Semenyo; Haaland
Pelatih: Pep Guardiola




























