SATELITNEWS.ID, LEBAK—Belum hilang dari ingatan masyarakat pasca terjadinya gempa Magnitudo 5,4 yang terjadi satu minggu lalu. Selasa (14/07) kemarin, masyarakat Lebak kembali dikejutkan dengan gempa bumi 5,1 yang terjadi sekitar pukul 07.04 WIB. Walapun tidak ada korban jiwa maupun infrastruktur yang rusak, bencana alam tersebut sempat membuat panik.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa yang terjadi pada pukul 07.04 WIB ini berpusat di wilayah Lebak selatan, tepatnya Kecamatan Bayah. Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Kaprawi mengatakan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. “Tidak berpotensi tsunami, banyak masyarakat juga tidak merasakan gempa tersebut,” kata Kaprawi, kemarin.
Dampak gempa Magnitudo 5, Kaprawi menyebut, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Namun, saat ini tim relawan BPBD Lebak tengah terjun ke lapangan guna memverifikasi dampak dari gempa itu. “Sejauh ini belum ada laporan dampak kerusakan akibat bencana alam tersebut,” ujar Kaprawi.
Dalam kesempatan tersebut dirinya mengimbau agar masyarakat yang berada di sekitaran pusat gempa, khususnya yang berada di bibir pantai agar selalu waspada dan tetap mengikuti anjuran dari pemerintah. “Masyarakat yang berada di pesisir pantai, perbukitan, dan daerah sangat rawan untuk selalu waspada akan terjadinya gempa susulan,” tandasnya.
Seorang warga Rangkasbitung, Juli mengatakan gempa yang terjadi di pagi hari ini getarannya tidak terlalu besar. Sehingga, sejumlah warga yang berada di kompleks perumahannya tidak semua merasakan. “Ga besar (getarannya-red). Dan tidak ada kerusakan apapun. Ya, semoga tidak ada gempa susulan,” harapnya. (mulyana/made)
























